Terancam Kekeringan Distanbun Lebak Pasang Pompa Air Tenaga Surya

Ilustrasi : Pompa Air Tenaga Surya

Lebak, Liputanbanten.co.id – Dalam mendukung swasembada pangan di wilayah kabupaten Lebak, OPD Dinas Pertanian dan Perkebunan mulai memasang pompa tenaga surya untuk mengaliri areal persawahan yang terkena kekeringan, hal ini disampaikan Nana Mulyana kepada awak media, Kamis (18/10).

Dikutif dari AntaraNews, Pemasangan pompa itu menyusul wilayah Kabupaten Lebak mengalami kekeringan dan banyak petani tidak bisa menggarap pertanian pangan. Kekeringan yang terjadi saat ini dirasakan sejak Juli hingga pertengahan Oktober 2018, sehingga petani terpaksa menganggur.

“Kita tahun ini memasang pompa tenaga surya di tujuh lokasi,” kata Kepala Bidang Sarana Dinas Pertanian dan Perkebunan ini.

Menurut dia, areal persawahan di Kabupaten Lebak dari 47.000 hektare dan kebanyakan sawah tadah hujan. Oleh karena itu, melalui pemasangan pompa tenaga surya dapat memenuhi ketersedian pasokan air untuk kebutuhan pertanian pangan.

“Semua pemasangan pompa tenaga surya itu sudah dilaksanakan gerakan percepatan tanam,” ujarnya.

Nana mengemukakan, pemasangan pompa tenaga surya di tujuh lokasi itu antara lain di Kecamatan Rangkasbitung, Cibadak, Sajira, Warunggunung dan Gunungkencana. Pemasangan pompa tersebut diprioritaskan memiliki sumber air sehingga dapat dilakukan penyedotan untuk mengaliri persawahan.

“Kami berharap kelompok tani dapat memanfaatkan pompa juga merawat dan menjaga agar tidak mudah rusak,” katanya.

Menurut dia, selama ini, petani Kabupaten Lebak sangat terbantu adanya bantuan pompa tenaga surya dari pemerintah pusat dengan anggaran dana alokasi khusus (DAK). Penyaluran bantuan tersebut setiap tahun direalisasikan karena kebanyakan di sini lahan persawahan tadah hujan yang mengandalkan musim hujan.

“Kami berkomitmen untuk meningkatkan produksi pangan sehingga pendapatan ekonomi petani juga membaik,” katanya. (Lb/Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here