Ombudsman Sidak Pelayanan Arus Balik di Bandara Soetta

Tangerang, Liputanbanten.co.id – Ombudsman melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten. Sidak dilakukan untuk memastikan pelayanan arus balik di Bandara Soetta tetap optimal saat libur lebaran.

Dua anggota Ombudsman, Adrianus Meliala dan Ninik Rahayu ikut dalam rombongan sidak. Mereka mendatangi Terminal 1 Bandara Soetta sekitar pukul 08.51 WIB, Rabu (19/6)

Keduanya mendatangi ruang informasi, mengecek toilet bandara dan meninjau pos terpadu. Di dalam pos terpadu, Adrianus menanyakan secara detail mulai dari pelayanan penerbangan sampai keamanan.

“Sekarang posnya sudah permanen ya, dulu masih tenda. Apa yang bisa kami lihat. Coba, gimana situasi?” tanya Adrianus kepada petugas di posko.

Pimpinan piket posko terpadu Bandara Soetta, Langlang menjelaskan puncak arus balik diprediksi terjadi dua titik, tanggal 20 Juni dan 24 Juni. Hal itu karena jadwal kerja PNS dan pegawai swasta yang berbeda.

“Kalau kita prediksinya tanggal 20 dan 24, untuk PNS, nah swasta 24 Juni, jadi diprediksi dua titik puncak 20 dan 24,” kata Langlang.

Sementara itu, Direktur Pelayanan dan Fasilitas PT Angkasa Pura II Ituk Herarindri menjelaskan terkait ekstra flight yang diberikan maskapai selama musim mudik. Menurut Ituk, maskapai yang memberi pelayanan penerbangan tambahan tak dikenakan biaya pendaratan.

Ninik lantas mengingatkan agar pelayanan tersebut diawasi. Agar tidak ada permainan harga tiket akibat dibebaskan biaya pendaratan.

“Saya baru denger nih ekstra flight nggak kena biaya. Setuju itu sebagai maskapai di luar reguler di masa lebaran. Tapi ketika itu tak punya nilai komplementer dengan harga tiket kan melambung. Mesti ada imbauan, ada maskapai supaya tak terlampau tinggi harga tiket karena mereka sudah bebas biaya,” tandasnya (Lb/Red).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here