Pemkot Siagakan Pasukan Rompi di Alun-Alun Cilegon

Cilegon, Liputanbanten.co.id – Pemerintah Kota Cilegon menyiagakan petugas khusus atau pasukan berompi orange untuk menjaga keamanan alun-alun di daerah ini yang merupakan ruang terbuka publik yang banyak dimanfaatkan oleh masyarakat setempat.

“Petugas khusus ini, selain mengamankan di alun-alun, juga menjaga ketertiban serta memelihara kebersihannya. Mereka mulai melaksanakan tugasnya sejak awal September 2018,” kata Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kota Cilegon, Ahmad Aziz Setia Ade Putra saat dihubungi di Cilegon, Jumat (19/10).

Pembentukan petugas khusus itu, kata dia, dengan pertimbangan mengingat banyaknya persoalan keamanan dan kebersihan seiring dibangunnya alun-alun yang sekarang menjadi ruang publik di daerah ini.

“Ya ini kami lakukan berdasarkan Peraturan Wali Kota Cilegon Nomor 38 Tahun 2018 tentang Tata Kelola Ruang Terbuka Publik. Intinya kami selaku pemerintah, berupaya memberikan yang terbaik bagi masyarakat, baik dalam hal sarana prasarana nya juga soal keamanan, ketertiban dan pemeliharaan kebersihan dan fasilitasnya,” katanya.

Penyiagaan petugas keamanan itu, kata dia, karena ingin supaya alun-alun menjadi ruang terbuka publik yang aman dikunjungi, tidak disalahgunakan dan kebersihannya juga dijaga dengan baik. “Saya harap warga juga bisa ikut menjaganya,” katanya.

Penjagaan alun-alun yang dibangun dengan anggaran sekitar Rp23 miliar ini, melibatkan 15 orang petugas keamanan yang dibagi menjadi dalam tiga shift, ditambah petugas pemeliharaan kebersihan sebanyak 20 orang.

Ia juga menjelaskan, penyiagaan petugas nantinya tidak hanya dilakukan di Alun-alun Kota Cilegon, tetapi juga berlaku di ruang terbuka publik lainnya, seperti taman-taman yang sudah dibangun di pusat kota, maupun di ruang terbuka hijau yang dibangun di kecamatan-kecamatan di Kota Cilegon.

Sementara itu, Adam salah seorang warga Kota Cilegon mengaku mengapresiasi upaya pemerintah yang telah menyiagakan petugas di alun-alun yang dinilainya cukup penting guna mengawasi aktivitas masyarakat yang berlangsung di ruang publik ini.

“Menurut saya memang harusnya seperti itu, karena dengan begitu keamanan dan ketertiban alun-alun bisa lebih . Apalagi kalau waktu malam, khawatir ada yang menyalahgunakan bisa langsung ditegur,” katanya. (Lb/Ant)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here