Dengan Tangan Terborgol, Lieus Datang ke Polda Metro Jaya

Jakarta, Liputanbanten.co.id – Polda Metro Jaya langsung memeriksa aktivis 212 yang ditangkap karena dugaan makar, Lieus Sungkharisma. Saat tiba di Polda Metro Jaya pada Senin (20/5/2019).

Lieus tiba sekitar 10.15 WIB dengan posisi tangan diborgol dan membawa sebotol air mineral. “Dugaannya makar. Diborgol lagi nih. Tidak apa-apa sih buat saya ini namanya perjuangan. Tidak akan bikin takut rakyat. Rakyat akan terus berjuang bukan karena dipanggil terus ditangkap,” kata Lieus.

Lieus mengaku selama diperiksa nanti ia tidak akan mengatakan apapun. ”Saya tidak akan jawab satu patah katapun. Dia mau tulis apa pun gua enggak ada takutnya kita,” kata Lieus.

Lieus ditangkap dengan dugaan makar. Kasusnya berdasarkan laporan yang diterima Bareskrim Polri. Laporan tersebut sama dengan yang menjerat Kivlan Zein. Keduanya dilaporkan pada 7 Mei 2019 oleh seorang warga bernama Jalaludin terkait dugaan makar.

Sebelumnya Lieus mangkir dari dua panggilan pemeriksaan di Bareskrim Polri. Panggilan pertama pada 14 Mei 2019. Sedangkan panggilan kedua dijadwalkan pada 17 Mei 2019.

“Terkait masalah laporannya itu Pasal 14, UU 1946, Pasal 87, 107 KUHP. Penyidik nanti secara teknis nanti akan menggali berdasarkan suatu fakta hukum sesuai laporan,” ujar Karopenmas Mabes Polri Brigjen Dedi Prasetyo, di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (13/5). (Lb/Kmp/Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here