Pedagang dan Rumah Makan Dilarang Naikan Harga Mahal Pada Libur Natal dan Tahun Baru

Plt Sekda Kabupaten Serang Agus Erwana. (Liputanbanten)

Serang, Liputanbanten.co.id – Menjelang libur natal dan tahun baru (Nataru), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang mengeluarkan surat edaran terhadap rumah makan dan pengelola parkir agar tidak menaikan tarif yang tidak wajar‎ di kawasan Anyer-Cinangka. Hal itu dilakukan agar tujuan wisata ke wilayah Kabupaten Serang tidak berkurang.

Plt Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Serang, Agus Erwana mengatakan, bahwa pada libur Nataru ini tidak menutup kemungkinan bahwa harga-harga akan melonjak signifikan, terutama pada rumah makan, termasuk parkir di kawasan Anyer-Cinangka. Namun demikian, kata dia kenaikan harga tersebut diharapkan tidak melonjak signifikan dari biasanya.

“Kalau kenaikan yang seperti biasa saya kira sudah lumrah, tetapi jangan sampai harganya yang biasanya Rp30 ribu dijual Rp100 ribu, itu tidak boleh. Kita juga sudah bagi-bagi surat edaran, seperti rumah makan dan parkir, jangan menggunakan bahasa aji mumpung,” kata Agus saat ditemui usai rapat koordinasi pengamanan libur natal dan tahun baru diruang Tata Pemerintahan Setda Kabupaten Serang, Selasa (19/12).

Ia berharap masyarakat di kawasan wisata tersebut menjadi warga atau tuan rumah yang baik‎ terhadap kedatangan tamu-tamu. Karena jika hal buruk tersebut tidak dibenahi dari sekarang, tentunya daya saing wisata dua tahun yang akan datang setelah tol Serang-Panimbang diresmikan, tujuan wisata Anyer-Cinangka  akan berkurang.

“‎Selama ini masih ada seperti itu (menaikan harga cukup mahal-red), dari mulai parkir maupun rumah makan. Tapi kita akan tegur mereka, kita akan melakukan pendeketan, agar jangan sampai kesempatan yang baik ini disia-siakan oleh mereka dengan hanya mencari keuntungan satu kali, tapi dampaknya luar biasa, namanya wisata itu kan bersaing dari mulai harga, kebersihan dan keramahan,” tuturnya.

Selain membuat surat edaran, kata dia pihaknya juga sudah mempersiapkan penerangan jalan umum, kebersihan dan mendirikan pos-pos dijalur utama dan kawasan wisata Anyer-Cinangka.

“Kalau tahun baru sudah pasti akan ada titik kemacetan, sehingga dengan kemacetan itu kemungkinan manusianye lelah, dan kendaraannya mungkin trable dan lain sebegainya, itu sudah kita siapkan, kita juga akan memohon dealer-dealer roda dua untuk menyiapkan pos, termasuk hotel-hotel agar menyiapkan lifeguard,” tuturnya. [Lb/Yna]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here