Serapan Anggaran Rendah, Dua OPD Disoroti Walikota Serang

Walikota Serang Syafruddin @Foto:Abdul/Liputanbanten.co.id

Serang, Liputanbanten.co.id – Dua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yakni Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia (BKSDM) dan Sekertaris Daerah Kota Serang mendapatkan sorotan serius dari Walikota Serang Syafruddin. Pasalnya, kedua OPD tersebut dalam serapan anggaran masih rendah.

“Hasil evaluasi pada hari ini penyerapan anggaran Alhadulillah secara keseluruhan itu diatas 90 sampai 92,42 persen, kemudian ada yang terendah yaitu BKPSDM 80 persen dan Sekretariat Daerah 87 persen,” Wali Kota Serang, Syafrudin setelah Rapat Evaluasi APBD Bulan Desember 2019 di Aula Sekretariat Daerah Kota Serang, Selasa (21/1/2020).

Ia menjelaskan, serapan anggaran BKPSDM masih rendah, lantaran ada anggaran untuk CPNS yang seharusnya digunakan pada akhir tahun 2019, namun pelaksanaan CPNS baru akan dilaksanakan pada tahun 2020.

“Sekretariat daerah yang 87 persen ini alasannya karena belanja pegawai yang awalnya pegawai di Setda ini 70 orang, karena dengan rotasi dan mutasi menjadi 46 orang, jadi itu bukan belanja langsung tapi belanja pegawai kemudian yang keduanya masalah pajak,” jelasnya.

Meski demikian, lanjut Syafrudin, beberapa OPD di lingkungan Pemkot Serang mendapatkan serapan anggaran yang cukup tinggi di angka 97 persen.

“Yang serapannya tinggi itu Inspektorat, Dinas Perpustakan, DLH, Disnaker dan Transmigrasi dan Perindagkop jadi 5 besar, ini di atas 96 persen, jadi ada yg 97 dan 96 persen,” tutupnya.(Lb/Ar/Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here