Tunjangan Dewan Kabupaten Serang Bertambah

Ilustrasi: DPRD Kabupaten Serang. (foto: Dok. liputanbanten)

Serang, Liputanbanten.co.id – Tunjangan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Serang bertambah banyak, yaitu berupa tunjangan Transportasi dan Reses. Namun besaran tunjangan yang dimaksud belum ditentukan dan baru akan diketahui setelah Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang hak keuangan dan administratif pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Serang selesai dibahas.

Anggota DPRD Kabupaten Serang, Jaenal Abidin mengatakan, bahwa awalnya pihaknya hanya mendapatkan tunjangan perumahan, komunikasi dan keluarga. Sementara selama ini anggota DPRD Kabupaten Serang memakai kendaran pinjam pakai, tetapi setelah berlakunya tunjangan berupa transportasi hal tesebut tidak lagi berlaku.

“Tunjangan transportasi ini masuk ke gaji, jadi mau dipake atau tidak terserah,” ujar Jaenal kepada wartawan saat ditemui usai melaksanakan paripurna tanggapan masing-masing fraksi DPRD Kabupaten Serang atas Raperda tentang hak keuangan dan administratif pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Serang, kemarin.

Jaenal memperkirakan besaran untuk tunjangan transportasi yang diterima masing-masing anggota DPRD Kabupaten Serang senilai harga rental mobil inova. Dalam hitungan angka sekitar Rp10 juta dalam satu bulan, tetapi nilai tersebut tidak utuh diterima masin-masing anggota DPRD Kabupaten Serang. ‎“Hitungannya pebulan 10 juta tapi dipotong pajak 15 persen jadi terimanya eengga 10 juta paling 8 jutaan,tapi tunjangan tersebut tidak berlaku bagi pimpinan aggota DPRD Kabupaten Serang, sebab sudah diberikan pasilitas dengan mengunakan APBD Kabupaten Serang, begitu juga dengan ketua fraksi,” katanya.‎

Selain bakal mendapat tunjangan transpotasi, kata dia, seluruh anggota DPRD Kabupaten Serang yang berjumlah 50 orang juga akan mendapatkan tunjangan reses. Dimana setiap tunjangan yang diberikan melekat untuk  pribadi masing-masing anggota DPRD yang menerima. “Tunjangan reses itu tunjangan yang melekat pada anggota DPRD, Rp3 juta,” katanya.

Namun kata dia untuk besaran dari kedua tunjangan tersebut tergantung pada kemampuan APBD Kabupaten Serang. “Kembali pada kemampuan keuangan daerah. kan ada rendah, sedang dan tinggi.” katanya.

Ketua pansus raperda tentang hak keuangan dan administratif pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Serang, Mansur Barmawi mengatakan, hari ini akan menindak lanjuti pembahasan raperda tersebut. Namun, belum diketahui kapan raperda tersebut akan rampung dibahas. “Kita akan pelajari, besok (hari ini-red) kita rencananya akan melaksanakan pembahasan, ini sebagai bahan diskusi kita dengan narasumber,” katanya.

Disinggung mengenai kinerja dewan dengan ada penambahan tunjangan, ia meminta kinerja semua dewan jauh lebih meningkat.”Ya harus sesuai lah kinerjanya, kinerjanya harus meningkat, selama ini sudah bagus, tapi harus lebih bagus lagi yah,” pungkasnya. (Lb/Yna)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here