Tanto W ArbanTak Penuhi Panggilan, Bawaslu Pandeglang Surati Mendagri

Ilustrasi. Badan Pengawas Pemilu. (Foto: Dok/Net)

Pandeglang, Liputanbanten.co.id – Bawaslu Kabupaten Pandeglang surati Mentri Dalam Negeri (Mendagri) terkait pelanggaran yang dilakukan Wakil Bupati Pandeglang Tanto W Arban, atas posting foto Bacaleg DPR RI Dapil Banten I dari Partai Golkar, Adde Rosi Khoerunnisa di akun resmi instagramnya. Jum’at (21/9).

Ketua Bawaslu Kabupaten Pandeglang, Ade Mulyadi mengungkapkan, bahwa pihaknya mengirimkan surat rekomendasi kepada Mendagri atas tidak dipenuhinya tiga kali pemanggilan yang dilakukan Bawaslu kepada Wabup Pandeglang.

Langkah itu diambil berdasarkan kajian Bawaslu Pandeglang, bahwa ada indikasi ketidak netralan dari pejabat publik (Tanto W Arban-red) dengan mengkampanyekan salah satu Caleg DPR RI di akun medsosnya.

Sebagai mana diatur pada pasal 283 undang-undang nomor 7 tahun 2017 bahwa pejabat negara, pejabat struktural dan pejabat fungsional dalam jabatan negeri serta ASN lainnya, dilarang mengadakan kegiatan yg mengarah kepada keberpihakan terhadap peserta pemilu sebelum, selama dan sesudah masa kampanye.

“Setelah kita melakukan kajian bahwa memang ada indikasi ketidak netralan dari pejabat publik, ya setelah itu kirim surat teguran dan berkirim surat ke kemendagri,” pungkasnya.

“Dua minggu yang lalu kita sudah berkirim ke Kemendagri,” ujarnya.

Namun, dalam penjelasannya Ade tidak menyebutkan secara rinci poin-poin apa saja yang tertuang dalam surat tersebut.

Sebelumnya diberitakan berita oleh liputanbanten.co.id , melalui akun Instagram @tantoarban, wakil Bupati Pandeglang, Tanto Warsono Arban ini terus memposting ajakan untuk memilih Bacaleg DRP RI, Adde Rosi Khoerunnisa.

Meski sempat mendapat teguran dari Bawaslu untuk menghapus postingan tersebut, namun nampaknya hal itu tidak digubris oleh Tanto Warsono Arban.

Malah dalam postingan yang terbaru akun @tantoarban itu pun kembali menggugah video dari Bacaleg DPR RI dari Partai Golkar tersebut.

Ketua Bawaslu Provinsi Banten, Didih M. Sudi menyesalkan tidak digubrisnya himbauan Bawaslu oleh Tanto W. Arban untuk menghapus postingan yang mengarah kepada keberpihakan terhadap salah satu Bacaleg DPR RI Itu.

“Sebagai warga yang taat hukum, semestinya kalau sudah diberikan teguran untuk segera menghapus postingannya di akun yang ditegur,” ucap Didih, Jumat (17/8). (Lb/Ar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here