Trump Diminta Dalami Kasus Pembunuhan Khashoggi

Ilustrasi: Donald Trump. (Reuters/Dave Kaup)

Washington, Liputanbanten.co.id – Senat Amerika Serikat meminta Presiden Donald Trump memastikan apakah putra mahkota Arab Saudi, Pangeran Mohammed bin Salman (MBS), berperan dalam pembunuhan wartawan Jamal Khashoggi.

Untuk itu, Trump didorong menggelar investigasi kedua yang secara khusus tertuju kepada sang pangeran. Sehingga bisa menentukan apakah orang asing bertanggung jawab atas pembunuhan ekstrayudisial, penyiksaan, atau pelanggaran berat lainnya.

Permintaan tersebut dituangkan Senator Bob Menendez dan Senator Bob Corker selaku pemimpin fraksi Demokrat dan Republik di Komite Hubungan Luar Negeri Senat AS dalam sebuah surat.

Baca Juga : Jamal Khashoggi Disuntik Obat Kimia Lalu Dimutilasi

Berdasarkan Undang-Undang Pertanggungjawaban Hak Asasi Manusia Global Magnitsky, permintaan tersebut harus ditanggapi dalam kurun 120 hari.

Sementara itu, Senator Lindsey Graham dari Partai Republik memprediksi adanya sokongan bipartisan di Kongres AS dalam menjatuhkan sanksi terhadap Arab Saudi, termasuk anggota keluarga kerajaan.

“Mungkin ya, mungkin tidak,” ujar Trump mengatakan putra mahkota Saudi amat mungkin mengetahui pembunuhan Khashoggi. Dia juga menyatakan badan intelijen CIA belum memastikan “100%” mengenai kasus pembunuhan Khashoggi.

“Dunia ini adalah tempat yang sangat berbahaya,” cetus Trump, sembari menyanjung Arab Saudi sebagai sekutu AS dalam menghadapi Iran. (Lb/Dtc)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here