Bawaslu Panggil Kepala Kemenag Kabupaten Serang Soal Pernyataan Dukungan Dua Priode Kepada Tatu

Anggota Bawaslu Kabupaten Serang Ari Setiawan.@Foto:Dok/Liputanbanten.co.id

Serang, Liputanbanten.co.id – Bawaslu Kabupaten Serang memintai klarifikasi pada Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Serang Tb Syihabudin terkait ucapannya yang mengisyaratkan mendukung Tatu Ratu Tatu Chasanah maju kembali pada Pilbup Serang 2020. Syihabudin dimintai klarifikasi oleh salah seorang komisioner Bawaslu Kabupaten Serang, Sulyantarudin, Selasa ( 21/1/2019).

Diketahui, pemanggilan itu dikarenakan soal beredarnya vidio Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Serang, TB Syihabudin yang menyatakan mendukungan dua priode terhadap Ratu Tatu Chasanah pada Pilkada 2020. Itu disampaikan pada acara silaturahim, dzikir dan doa untuk keselamatan masyarakat Kabupaten Serang di Lapangan Tenis Indoor Setda Kabupaten Serang, Selasa (07/1/2020).

“Tadi saya sudah menyampaikan, guru RA Bu (Tatu), kalau bisa insentif yang belum (agar) dikasih. RA itu banyak Bu, ada 6.000, tinggal dikali 4 saja. Insya Allah untuk kementerian agama, semua ini, kalau melihat ibu itu pasti, yah, Insya Alloh ibu bisa lanjut ke periode berikutnya, kita doakan nanti di dzikir dan doa. Pertama keselamatan Kabupaten Serang, yang kedua keselamatan untuk Ibu Bupati, supaya sehat keluarganya dan bisa memimpin berikutnya kepemimpinan Bupati yang akan datang,” kata Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Serang, TB Syihabudin  dalam videonya.

Divisi Hukum Data dan Informasi Bawaslu Kabupaten Serang Ari Setiawan mengatakan, pemanggilan terhadap Syihabudin ini merupakan tindak lanjut Bawaslu dari didapatnya informasi awal dugaan pelanggaran pemilu di beberapa media dan sebuah video yang beredar.

“Kami ingin mengetahui apa maksud dan tujuan ucapan dari yang bersangkutan pada saat itu. Nanti kalau ada unsur yang dianggap menyalahi ketentuan sebagaimana peraturan perundangan undangan maka akan kami segera tindaklanjuti,” kata Ari saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon seluler, Rabu (22/1/2020).

Selain akan melakukan pendalaman dan kajian dari hasil klarifikasi, Ari mengatakan bahwa tidak menutup kemungkinan pihaknya juga akan melakukan pemanggilan terhadap pihak lain untuk mendapatkan informasi tambahan yang menguatkan.

“Tidak menutup kemungkinan Bawaslu akan lakukan itu (pemanggilan pihak lain) sampai kami memberikan kesimpulan apakah ini termasuk ke dalam pelanggaran pemilu atau tidak. Bisa jadi (memanggil pihak lain) kalau dibutuhkan menurut teman-teman yang melakukan kajian. Hasil klarifikasi ini akan kita akan bahas bersama tim internal Bawaslu,” tutupnya.(Lb/Ar/Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here