Hentikan Pengaruh China, India Maladewa Buat Perjanjian

Maladewa.@Rmol/Liputanbanten.co.id

Liputanbanten.co.id – India membuat perjanjian dengan Maladewa. Hal itu dilakukan dalam upaya untuk menghentikan pengaruh China di negara kepulauan tersebut. Perjanjian yang dimaksud yakni mengenai Line of Credit (LoC) atau pinjaman untuk pertahanan senilai 50 juta dolar AS guna meningkatkan kemampuan maritim Male. Perjanjian itu disepakati dalam kunjungan Menteri Luar Negeri India, S. Jaishankar ke Male.

Perjanjian lain yang ditandatangani adalah Proyek Pelabuhan Uthuru Thila Falhu yang akan memperkuat kemampuan pasukan Penjaga Pantai Maladewa dan memfasilitasi upaya Bantuan Kemanusiaan dan Bantuan Bencana (HADR).

Dalam kunjungan tersebut, Jaishankar menekankan bahwa India adalah mitra lama dan dapat diandalkan oleh Maladewa.”Mitra dalam pembangunan, mitra dalam keamanan,” ujar Jaishankar, seperti dikutip Sputnik, Minggu (21/2/2021).

Jaishankar juga mengawasi penandatanganan kontrak pelaksanaan proyek untuk pembangunan jalan di Addu, daerah perkotaan terbesar kedua di Maladewa.

Banyaknya kerja sama yang dilakukan oleh India dengan Maladewa merupakan upaya untuk melawan China yang telah mengambil proyek infrastruktur utama di sana sebagai bagian dari Belt and Road Iniatitives (BRI). China secara aktif melobi untuk proyek konektivitas sebagai bagian dari BRI dan meningkatkan kehadirannya.

Menurut penelitian Rumah Gerbang India, investasi China dalam beberapa proyek perumahan, pembangkit listrik, jembatan, instalasi pengolahan air dan limbah di Maladewa bernilai sekitar 1,5 miliar dolar AS, tetapi sebagian besar proyek ini ditandatangani di bawah Presiden Abdulla Yameen saat itu, yang kalah dalam pemilu 2018 dari Mohamad Ibrahim Solih.(Rml/Ifn/Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here