Kecurangan Pedagang Mengancam, Warga Diminta Menjadi Konsumen Cerdas

Kabid Pengawasan Pada Dinas Perindustrian dan Perdagangan Banten H. Rosyidi, SH.MH saat menyampaikan sambutan, Senin (22/4/2019). @Foto:Ist/Liputanbanten.co.id

Serang, Liputanbanten.co.id – Dinas Perindustrian Perdagangan Provinsi Banten terus mengantisipasi adanya kecurangan pelaku usaha dalam menjual suatu barang yang mengakibatkan konsumen dirugikan. Salah satu yang dilakukan selain pengawasan yakni mensosialisasikan pentingnya menjadi konsumen cerdas.

Seperti yang dilakukan hari ini, puluhan warga Kota Serang mengikuti sosialisasi konsumen cerdas di salah satu gedung yang diadakan Dinas Perindustrian Perdagangan Banten. “Penting bagi kita menjadi konsumen cerdas agar tidak dirugikan ketika membeli suatu barang,” ujar Kabid Pengawasan Pada Dinas Perindustrian dan Perdagangan Banten H. Rosyidi, SH.MH saat menyampaikan sambutan, Senin (22/4/2019).

Ditegaskan Rosyidi, bahwa konsumen dan pelaku usaha mempunyai hak dan kewajiban yang berbeda. Sebagimana dijelaskan  dalam undang-undang nomor 8 tahun 1999 tentang perlindungan konsumen. Salah satu yang membedakan yakni pelaku usaha wajib memberikan ganti rugi pada konsumen yang merasa dirugikan.

“Jadi jika konsumen merasa dirugikan pelaku usaha lantaran barang yang dibeli tidak sesuai harapan, maka konsumen bisa memminta haknya dan pelaku usaha wajib memberikan ganti rugi, bisa dalam bentuk uang atau barang yang sama,” tegasnya memberikan penjelaskan mengenai hak dan kewajiban pelaku usaha dan konsumen.

Selebihnya lanjut Rosyidi, ada beberapa hal yang harus dilakukan untuk bisa terhindar dari kecurangan pelaku usaha. Diantaranya, teliti sebelum membeli, pastikan produk menggunakan label, membeli seusai kebutuhan, cek tanggal kadaluarsa dan membeli produk dalam negeri. “Itu lah tips menjadi konsumen cerdas,” katanya. (Lb/Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here