Mahasiswa Soroti Siswa yang Terjaring Oprasi Pengamanan Ramadhan Satpol PP Kota Serang

Serang, liputanbanten.co.id – Gelat Oprasi pengamanan bulan ramadhan yang membidik warungbyang beroprasi disiang hari, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Serang mengamankan tiga Siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) Negri 1 Kota Serang , di salah satu warung di Stadion Maulana Yusuf, Kota Serang, Selasa (22/5)

Hal demikian membuat para organisasi penggiat dibidang pendidikan angkat bicara, salah satunya Himpunan Mahasiswa Mathla’ul Anwar (HIMMA) Komisariat UIN SMH Banten.

Mahasiswa menilai siswa adalah generasi penerus bangsa yang menjadi harapan untuk membentuk bangsa yang maju. Dalam prosesnya ketika duduk di bangku sekolah menjadi tanggung jawab pihak sekolah untuk membentuk karakter yang baik

“Jika kita melihat kasus siswa yang memakai seragam sekolah terlihat sedang makan atau minum di siang hari pada bulan puasa adalah bagian dari pada degradasi moral yang perlu diperbaiki oleh orang dewasa, terutama pihak sekolah yang bertanggung jawab selama siswa memakai seragam sekolah” ucap Badan Pengurus Harian HIMMA Kom UIN Banten Revi Setiawan.

Sambung Revi, dari setiap proses kegiatan belajar mengajar di sekolah sudah tentu ada pengawasan terhadap siswa dalam proses kegiatannya, “jika masih ada siswa yang keluyuran di luar sekolah perlu ditanyakan kepengawasannya sebagai orang yang bertanggung jawab terhadap siswa, apalagi siswa ini melakukan tindaka yang menodai nilai-nilai spiritual keagamaan di bulan puasa dengan terang-terangan makan dan minum di siang hari pada bulan puasa” tutup Revi (Lb/Ar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here