Sosialisasikan 4 Pilar Kebangsaan, Inas: Pancasila Sebagai Perekat Bangsa

H. Inas Nasrullah Zubir Anggota MPR RI Fraksi Hanura saat melakukan sosialisasi empat pilar kebangsaan. Sabtu, (22/07/2017) (foto: Ilham)

Tangerang, Liputanbanten.co.id – Anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI, H.Inas Nasrullah Zubir melakukan sosialisasi empat pilar kebangsaan di RM Pondok Bambu Kabupaten Tangerang, Sabtu (22/7/2017).

Dalam sosialisasi tersebut, H. Inas menyampaikan pentingnya empat pilar Kebangsaan dalam kehidupan bermasyarakat. Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara, Undang-undang dasar 1954 sebagai konstitusi negara, NKRI sebagai bentuk negara, dan Bhineka Tunggal Ika sebagai semboyan negara, harus mampu diamalkan oleh masyarakat di dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Ke empat hal tersebut, kata dia, sudah ada sebelum Indonesia merdeka. Pancasila merupakan jiwa dari bangsa Indonesia sendiri.

“Pancasila, UUD, NKRI, Bhinneka Tunggal Ika, semuanya sudah dipersiapkan sejak lama. Kini masyarakat hanya mengamalkan saja. Jika ada yang ingin mengganti dengan ideologi lain itu sangat bertentangan dengan nilai luhur bangsa Indonesia, dan bertentangan dengan kesepakatan bersama,” kata H. Inas yang merupakan anggota MPR RI Fraksi Hanura Dapil Banten III tersebut.

Oleh karena itu, peran tokoh masyarakat  yang hadir harus memahami secara komprehensif terhadap empat pilar kebangsaan. Sehingga nantinya masyarakat dapat berpartisipasi dan berperan aktif dalam memberikan kontribusi terhadap pemerintah dalam pengelolaan dan pelaksanaan pembangunan sesuai nilai-nilai 4 pilar tersebut.

Pancasila sangat dibutuhkan bangsa saat ini dan di masa mendatang. Pancasila merupakan perekat bangsa Indonesia yang sangat beragam. Indonesia dan pancasila merupakan satu tak terpisahkan.

Saat sosialisasi empat pilar kebangsaan

Sementara itu menurut Dosen STT Telkom Jakarta DR. Mohammad Soleh Hapudin bahwa empat pilar kebangsaan secara komprehensif tentunya harus dapat di implentasikan  dalam kehidupan berbangsa dan bernegara serta kehidupan sehari-hari dalam bermasyarakat.

“Perlu kiranya kita dapat memberikan pemahaman lebih jauh tentang 4 pilar kebangsaan. Sebab dengan sosialisasi ini, harapannya dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang berkehidupan berbangsa dan bernegara,” ujarnya.

Menurutnya, di era digital yang semakin pesat, masyarakat tidak boleh tergeser oleh maraknya persaingan bebas, sehingga tergerus dalam jurang kemiskinan. Namun dengan perkembangan dan arus globalisasi, masyarakat mesti didorong untuk membekali diri dengan ilmu, sehingga mampu bersaing di tengah peradaban yang kompleks ini. Untuk itu, sosialisasi empat pilar kebangsaan harus melekat untuk membentengi masyarakat dari berbagai ancaman. (Red/Rls)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here