Sungai Meluap, 209 Rumah di Lebak Terendam Banjir

Ilustrasi

Lebak, Liputanbanten.co.id – 209 rumah di empat kecamatan, Kabupaten Lebak terendam banjir pada Rabu (22/5/5) malam. Itu akibat Sungai Cibeurih dan Cilaki meluap. Selain rumah juga ada sekolah, lebih parah jembatan penghubung dua desa di daerah itu pun hanyut terbawa derasnya air.

Kaprawi, Kepala Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak, mengatakan, peristiwa banjir bandang terjadi  sejak pukul 16.00 WIB – 19.00 WIB. Empat kecamatan terdampak yakni Cimarga, Sajira, Sobang, dan Muncang.

“Dipastikan delapan desa di empat kecamatan terdampak luapan banjir bandang, Masing-masing Kecamatan Cimarga, Sajira, Muncang serta Sobang,” katanya kepada awak media, Kamis (23/5/2019).

Bertdasarkan data yang masuk ke BPBD Lebak, sebanyak 209 unit rumah terendan, dengan rincian 29 rumah rusak berat, 27 rusak ringan, 3 unit jembatan rusak berat, 3 Pondok pesantren rusak berat, serta masing-mamsing 1 unit SD Negeri di empat Kecamatan juga turut terendam.

Rincian desa yang terdampak di Kecamata Sajira, antara lain Desa Margaluyu, Maraya, Sindangsari, dengan kerusakan 29 rumah rusak berat, 15 rumah rusak ringan, 50 rumah terendam. Di Kecamatan Cimarga, desa yang terdampak banjir bandang, atara lain di desa Sindang Jaya, 2 unit rumah rusak ringan,118 unit rumah terendam. Di Kecamatan Muncang, desa yang terdampak yaitu desa Cikarang,Leuwi Coo,Sekarwangi, Sukanegara.

“Sejauh ini, BPBD telah menerjunkan personil ke lokasi terdampak banjir Bandang tersebut, para relawan siaga dilokasi banjir. Pendataan dan pemberian batuan logistik  dan obat-obatan telah disalurkan pihaknya,” ujarnya. (Lb/Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here