Bahaya Minum Antibiotik Tanpa Resep Dokter

ilustrasi obat

Jakarta, Liputanbanten.co.id – Tim dokter spesialis mikrobiologi RSUD Dr Soetomo, Surabaya mencatat adanya peningkatan penggunaan obat antibiotik secara bebas di masyarakat.

Hal ini terjadi lantaran tidak adanya pengawasan di lingkungan sekitar.

Tercatat, pada tahun 2000 penggunaan antibiotik tanpa resep sebesar 9 persen. Namun, pada 2013 sudah mencapai 60 persen.

“Hal ini membahayakan lantaran penggunaan antibiotik secara bebas bukannya akan melindungi tubuh dari bakteri, tapi justru akan membuat tubuh menjadi resisten atau kebal pada bermacam bakteri,” kata Prof.dr.Kuntaman, MD.,Sp.MK(K), dokter spesialis mikrobiologi.

“Meningkatnya resistensi bakteri tersebut bisa diakibatkan oleh penggunaan antibiotik yang tidak rasional di tengah masyarakat dan juga kurangnya kesadaran masyarakat untuk mengikuti pola hidup sehat,” tambahnya.

Karena itu dokter mengimbau masyarakat untuk mencegah pertumbuhan bakteri di tubuh dengan cara aktif mencuci tangan sesudah beraktivitas.

Selain itu masyarakat juga diimbau untuk tidak membeli atau mengonsumsi obat antibiotik tanpa seizin dokter atau tanpa menggunakan resep resmi. (Lb/Jpnn)

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here