Al-Khairiyah Resmi Jadi Universitas, Ciptakan Lulusan Yang Berdaya Saing

Katua Umum PB Al-Khairiyah H. Ali Mujahidin menerima Surat Keputusan Kemendikbud untuk Universitas Al-Khairiyah, Minggu (24/1/2021). Dok : Liputanbanten

Serang, Liputanbanten.co.id – Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Dikti Prof. DR. Uman Suherman menyerahkan Surat keputusan Kemendikbu Nomor 124/M/2020 tentang Izin Penggabungan STIE Al-Khairiyah dan STIKOM Al-Khairiyah menjadi Universitas Al-Khairiyah, Minggu (24/1/2021) di Kampus Al-Khairiyah Citangkil, Kota Cilegon.

Dengan ditetapkannya Al-Khairiyah sebagai Universitas, akan mampu menjadikan Al-Khairiyah sebagai Universitas swasta pertama yang ada di Kota Cilegon.

Pada tahun 1925 merupakan tonggak awal kelahiran Al-Khairiyah, Brigjen KH.Syamun merupakan sosok Ulama dan pejuang Kemerdekaan telah melahirkan Al-Khairiyah untuk membentuk Sumber Daya Manusia yang Ukhrowi dengan mendirikan pesantren salafi, kemudian tidak hanya itu, Al-Khairiyah mendirikan Madrasah Diniyah , Madrasah Tsanawiyah , Madrasah Aliyah.

Cita-cita para pendiri Al-Khairiyah kini di teruskan oleh para Pengurus Besar Al-Khairiah, dengan menggabungkan dua perguruan tinggi Al-Khairiyah yaitu STIE dan STIKOM menjadi Universitas Al-Khairiah.

Menurut Ketua Umum PB Al-Khairiyah H. Ali Mujahidin, bahwa proses penggabungan antara dua perguruan tinggi tidak mudah di lakukan, perlu proses waktu untuk menempuh perizinan dari Kemendikbud.

“Peroses Perjuangan terbentuknya Universitas Al-Khairiyah tentunya tidak serta merta membalikan telapak tangan namun di butuhkan kerja keras yg terukur dengan keyakinan untuk mencetak suber daya manusia  menuju manusia yg produktif dan Ahlakul karimah  insyallah menjadi nilai ibadah,” kata H. Mumu pada saat acara serah terima SK Kemendikbud.

Lanjut H. Mumu, untuk mengawali kepemimpinan Universitas Al-Khairiyah (Unival)  kami akan percayakan kepada tokoh Akademisi profesional yang memiliki nilai juang pengabdian terhadap Kampus Unival.

“Kemungkinan Komposisi Rektorat akan di isi oleh DR. Hj. Gema Ika Sari, M.Ak Sebagai Rektor, DR. Tata Rustandi, MM Sebagai Wakil Rektor I, Ruslan Swastika, M.Kom Sebagai Wakil Rektor II,” Ujar H. Mumu.

Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Dikti Prof. DR. Uman Suherman menyatakan bahwa dalam proses eksistensi  Universitas Al-Khairiyah (UNIVAL)  di tengah-tengah  era globalisasi harus mampu di kelola secara proforsional, mandiri dan mampu menyesuaikan dengan tantangan jaman sehingga  pada gilirannya Unival mampu bersaing dengan lembaga-lembaga perguruan tinggi lainya.

“Solusinya merdeka pendidikan yakni Anak didik merasa bangga dan pihak kampus memberikan kenyamanan kepada mahasiswa sehingga capaian proses belajar mengajar berhasil menjadi kebanggaan semua pihak,” Ujar DR Usman dalam sambutannya.

Sementara itu menurut Kordinator Presidium KAHMI Banten H. Udin Saparudin yang juga Waketum PB. Al-Khairiyah  yang hadir pada Acara tersebut menyatakan  bahwa Kehadiran Universitas Al-Khairiyah di Kota Baja adalah sangat  tepat selain Al-Khairiyah Perguruan Islam yang tertua  di Indonesia tahun 1925 di Citangkil Cilegon.

“Kota Cilegon merupakan kawan industri baja terbesar di Indonesia oleh karena itu tentu perlu  disiapkan SDM yg handal, berkarakter dan siap menjawab tantangan jaman sehingga pada gilirannya warga cilegon tidak lagi menjadi tamu namun menjadi Tuan Rumah, inilah obsesi pendidikan yang seimbang dengan potensi daerah industri,” ujar H. Udin.

Atas nama Keluarga Besar KAHMI Banten maupun sebagai peribadi, menyampaikan Selamat dan sukses atas di tetapkannya UNIVERSITAS ALKHAIRIYAH (UNIVAL) semoga akan senatiasa terdepan dalam mencerdaskan umat dan Bangsa yg maju dan berdaya saing ” Yakusa ” (Lb/Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here