Kenang Nilai Kepahlawanan, Pemkot Serang Gelar Napak Tilas Perjuangan Kesultanan Banten

Walikota Serang Syafruddin saat melepas peserta napak tilas Kesultanan Banten, Rabu (26/2/2020).@Foto:Abdul/Liputanbanten.co.id

Serang, Liputanbanten.co.id РDalam rangka mengejawantahkan nilai-nilai sejarah perjuangan Kesultanan Banten. Pemerintah Kota (Pemkot) Serang melalui Dinas sosial (Dinsos) menggelar acara napak tilas masa Kesultanan  Banten.

Pada acara tersebut turut hadir Walikota Serang, Kepala Dinas Sosial, Kapolsek Kasemen, Dan diikuti sebanyak 500 peserta yang terdiri dari masyarakat, Organisasi Masyarakat (Ormas) dan para pelajar se Kota Serang tingkat SLTP dan SLTA.

Kepala Dinas Sosial Popy Nopriadi mengatakan, acara tersebut diselenggarakan olah pihaknya untuk menghayati perjuangan Kesultanan Banten dalam memerdekakan bangsa Indonesia.

“Acara ini tujuannya tidak lain untuk mengingatkan kita terkhusus generasi muda di Kota Serang tentang perjuangan Kesultanan Banten,” kata Popy, Rabu (26/2/2020).

Para peserta yang terdiri dari berbagai kalangan nantinya, lanjut Popy, akan mengelilingi situs-situs bersejarah di Kesultanan Banten. “Para peserta ini akan berjalan mengelilingi Kesultanan Banten,” lanjutnya.

Sementara Walikota Serang Syafruddin mengungkapkan bahwa pihaknya mengapresiasi atas kegiatan tersebut. Karena, ini mempunyai manfaat yang cukup signifikan dengan memberikan edukasi masyarakat.

“Saya mengapresiasi tentang kegiatan ini semoga bisa bermanfaat bagi masyarakat dan pelajar di Kota Serang,” ungkapnya.

Dijelaskan Walikota Serang, kegiatan ini bertujuan untuk mengingatkan generasi muda dan masyarakat di Kota Serang atas nilai kepahlawanan Kesultanan Banten dalam memperjuangkan dan mengisi kemerdekaan.

Untuk itu, tugas bagi generasi muda saat ini sebagai penerus bangsa dalam mengisi kemerdekaan yakni semangat dalam mengenyam pendidikan.

“Saya sampaikan untuk para pelajar dalam mengisi kemerdekaan maka belajarlah yang baik. Karena bagaimanapun kemiskinan itu identik engan kebodohan. Jadi kalau masyarakat bodoh karena tidak sekolah dan itu pasti tidak sejahtera,” imbuhnya.(Lb/Ar/Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here