Masyarakat Pertanyakan Pembangunan SD‎N Bantar Panjang

Tenda Barak yang dibuat untuk murid belajar SDN Bantarpanjang, Kecamatan Petir Kabupaten Serang. (Foto: Liputanbanten)

Serang, Liputanbanten.co.id – Sejumlah masyarakat Bantar Panjang mempertanyakan kejelasan pembangunan SDN Bantar Panjang yang beralamat di Kampung Dahu, Desa Bantar Panjang‎, Kecamatan Cikeusal, Kabupaten Serang. Hal itu dikarenakan sudah lima bulan para siswa belajar di tenda.

Salah seorang warga Bantar Panjang, Apipudin mengatakan, bahwa pihaknya akan terus mengawal agar bagaimana caranya gedung SDN Bantar Panjang tersebut segera dibangun. Ia pun mengaku sudah berkoordinasi dengan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud)‎ terkait hal tersebut.

“‎Saya sudah koordinasi dan  konfirmasi  ke pak Asep Nugaraha Jaya kira kira kapan waktunya (SDN Bantar Panjang di Bangun-red), agar kami sebagai masyarakat Bantar Panjang tahu,” kata Apipudin usai menggelar diskusi dengan Pattiro Banten‎ belum lama ini.

Dari‎ hasil koordinasi tersebut, lanjut Apipudin bahwa saat ini SDN Bantar Panjang dalam proses lelang.”Cuma untuk saat ini kami belum tahu mekanismenya seperti apa, tapi yang jelas harapannya segera dibangun,” ujarnya.

Ia menuturkan, bahwa proses kegiatan belajar mengajar para siswa saat ini masih tetap berjalan, hanya saja tidak efeketif karena fasilitas ruang kelas tidak memadai atau memprihatinkan. Kondisi ini, kata dia sudah berlangsung selama kurang lebih lima bulan.

“Sudah hampir lima bulan tinggal ditenda, jadi kurang efektif, bangunan kurang memadai, memprihatinkan,” ujarnya.

Siswa/i SDN Bantarpanjang Kecamatan Cikeusal Kabupaten Serang, Belajar di tenda barak. (Foto: Liputanbanten)

Disinggung mengenai adanya wacana relokasi SDN Bantar Panjang ke tempat lain, ia mengaku sebelumnya sempat akan menggelar aksi unjuk rasa bersama masyarakat agar sekolah tersebut tidak di relokasi atau di merger.  Namun, kata dia Kepala Dindikbud Kabupaten Serang melarang aksi tersebut.

“Maysarakat Bantar Panjang ada wacana mau demo, bahkan saya pribadi bikin spanduk banyak, waktu dipasng satu depan SD, terus pak haji Asep (Kepala Dindikbud) tolong kang dicabut, ini masalah Bantar Panjang lagi diskusi, kata orang dinas tidak ada relokasi, dan akan dibangun ” ujarnya.

Senada diungkapkan oleh warga lain, Junaedi. Menurutnya masyarakat sepakat siap mengawal proses lelang SDN Bantar Panjang agar berjalan lancar.”Kami mengharapkan kali ini tidak terjadi gagal lelang lagi, mengingat dulu katanya sudah pernah ada gagal lelang,” pungkasnya. [Lb/Yna]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here