Front Geger Cilegon Geruduk Kantor Krakatau Steel

Cilegon, Liputanbanten.co.id – Gabungan dari 13 organisasi yang tergabung dalam Front Geger Cilegon Banten Membakar ban dan sepanduk selamat datang direksi dan komisaris baru Krakatau steel di halaman kantor Krakatau Steel, karena kekecewaan masyarakat Banten hasil RUPS Kementrian BUMN beberapa hari lalu terhadap manajemen Krakatau steel, hal itu karena direksi Krakatau steel tidak ada tokoh dari Banten.

“Ini kekecewaan kami terhadap manajemen Krakatau steel. Jd ini memang bentuk kekesalan kami terhadap manajemen KS Hasil RUPS kemarin. Kami akan terus melawan dan aksi jika memeng tuntutan kami tidak bisa di akomodir oleh manajemen Krakatau steel,”Ucapnya koordinator aksi Mulyadi sanusi.

Kami menolak hasil RUPS Kementrian BUMN yang tidak mengakomodir tokoh terbaik Banten maka itu kami menuntut agar direksi dan komisaris harus ada tokoh Banten.

“Kalo Hasil RUPS kemarin tidak di anulir kami akan aksi terus dan terus lawan. Direksi dan komisaris harus ada yang duduk dari tokoh banten,” terang Mulyadi Sanusi, Kamis (26/4).

Menurutnya Mulyadi, aksi hari ini sampai dengan jam 6 sore kalo pihak Krakatau steel tidak ada jawaban dan keputusan.

“Semoga manajemen Krakatau steel bisa duduk bersama dan mencarikan solusi untuk hal ini karena bagaimana pun harus ada tokoh Banten yang duduk di jajaran direksi Krakatau steel orang Banten,” tegas Mulyadi.

Selain itu Ibrohim Aswadi memaparkan kalo manajemen Krakatau steel tidak bisa memenuhi tuntutan Front Geger Cilegon Banten akan terus aksi dan melanjutkan aksinya ke kementrian BUMN.

“Kita ingat dan kita sadari fase dari 1956 sampai 1976 kita tahu proses pengadaan lahan dan sebaginya masyarakat Banten ikhlas. Bahkan banyak masyarakat Banten banyak yang tidak di bayar sampai dengan saat ini,”Ucap Ibrohim Aswadi

Ia mengatakan, ini sebuah penghargaan untuk buyut dan Karuhun kita. Karna Krakatau steel berkat perjuangan buyut-buyut kita dahulu.

“Ini kaitan Hak-hak kita sudah di kebiri dan hari ini PT Krakatau steel Group termasuk Mentri BUMN tidak lagi sensitif terhadap masyarakat Banten pada umumnya, mereka tidak percaya bahwa masyarakat Banten mampu untuk memimpin sekelas direktur utama dan komisaris utama kami siap. Tinggal permasalahannya di mana kita duduk dan cari solusi jangan sampai kami masyarakat terus aksi untuk melawan,” Pungkasnya. (Lb/AS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here