Pulau Peucang, Destinasi Wisata Bersama Kearifan Alam

Panorama
Panorama pulau peucang (Foto: Net)

Budaya & Pariwisata, liputanbanten.com – Banten merupakan sebuah provinsi di Indonesia yang telah terpisah dari Jawa Barat beberapa tahun lalu. Dalam sejarahnya, Banten dahulu merupakan kota maritim yang kuat menandingi Kerajaan Mataram. Provinsi seluas 9.163 km2 ini juga menjadi salah satu tempat wisata di Indonesia yang cukup menarik, anda dapat menemukan beberapa tempat wisata alam maupun wisata budaya di Banten.

Salah satu destinasi wisata kali ini adalah “Pulau Peucang”. Di sini telah menanti keindahan pasir putih dan terumbu karangnya, air lautnya yang biru jernih, sempurna untuk melakukan aktifiatas berenang, menyelam, memancing, atau snorkeling.

Nama Peucang sendiri ada yang menyebutkan berasal dari nama siput yang bisa anda lihat jika menginjakan kaki di pantai ini. Penduduk setempat berkeyakinan lain dimana menurut mereka nama peucang itu adalah nama jenis menjangan, yaitu spesies seperti rusa yang tinggal di kawasan ini.

Tidak hanya keindahan pantainya, pulau ini juga kaya akan keanekaragaman flora dan fauna. Lansir laman Indonesia travel, The United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO) menganugerahi pulau ini sebagai salah satu dari situs alam warisan dunia. Belum lagi pemandangan alamnya yang sangat indah sanggup menambatkan memori dalam hati untuk mengajak Anda datang kembali.

Lokasi dan Perjalanan

Pulau Peucang berada di Selat Panaitan, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten, lokasinya di sebelah timur Taman Nasional Ujung Kulon. Perjalanan ke pulai ini memang cukup jauh, Anda harus menggunakan mobil lebih dari 8 jam dari Jakarta lalu menyeberang sekitar 1 jam untuk sampai di pulau ini. Anda perlu mengenakan jaket selama berperahu untuk menahan kuatnya angin laut. Tapi, Lamanya perjalanan akan terbayar habis dengan hadiah pemandangan menakjubkan.

Pulau Peucang hanya dapat dicapai lewat laut melalui dermaga penyebrangan dari Kecamatan Sumur yang berjarak 9 jam perjalanan dari Jakarta dengan kendaraan pribadi atau sewaan.

Apabila Anda menggunakan kendaraan sewaan, dapat menggunakan bus dari Kalieders tujuan ke Labuan lalu menyewa mobil untuk menuju Dermaga Sumur.

Alternatif jalur transportasi lain adalah dari Pulau Umang ada resort komersil dengan fasilitas water sport. Kunjungi alamat berikut

Aktifitas Yang Dapat Dilakukan Di Pulau Ini.

Di sini Anda seakan berada di laboratorium hidup untuk belajar tentang suksesi alam, proses survival alam yang telah terjadi selama lebih dari 120 tahun.

Dari laut di Pulau Peucang akan terlihat pepohonan hijau, sementara di seberangnya nampak Semenanjung Ujung Kulon. Di pulau ini terdapat hwan lutung (Trachypithecus auratus auratus) sebagai penghuni tetap pulau. Selain lutung, terdapat juga hewan lain seperti merak hijau, rusa, kijang, babi hutan, dan biawak.

Anda dapat melakukan penjelajahan di Pulau ini dengan menggunakan rute perjalanan bernama Rute Karangcopong selama 2 jam. Berbekallah air minum yang cukup dan kenakan pakaian yang tepat juga alas kaki tertutup.

Di Pulau ini, Anda nanti akan melihat pohon ara yang besar ukurannya. Butuh lebih dari 20 orang untuk mengukur kelilingnya dengan bergandengan dan membentangkan tangan. Pohon ini sejenis pohon yang tumbuh merambat dan melilit pohon yang menjadi indungnya. Anda harus melihat cermat untuk mengetahui pohon induknya yang sudah tertutup.

Dalam penjelajahan pulau ini, Anda juga akan melihat beragam serangga, burung, dan rusa yang telah membantu penyebaran biji-bijian tanaman di seluruh pulau.

Di Karang Copong yang merupakan salah satu titik tinggi di Pulau Peucang. Maka dapat Anda lihat Pulau Panaitan dari kejauhan. Di sebelah kiri bawah terlihat formasi karang berlubang yang mungkin menyebabkan tempat ini disebut Karang Copong.

Akomodasi.

Penyewaan perahu nelayan ke Pulau Peucang sekitar Rp1.500.000,00 hingga Rp2.000.000,00 dengan lama perjalanan sekitar 3-4 jam tergantung kondisi cuaca dan ombak.

Tempat penginapan di Pulau Peucang dikelola PT. Wanawisata Alam Hayati. Beragam harga tersedia seperti:

Flora A Rp780.000,00 (6 kamar, AC),

Flora B Rp680.000,00 (6 kamar, AC),

Fauna Rp400.000,00 (8 kamar).

Ada juga hitungan berdasarkan per kamar, yaitu Rp150.000,00 – Rp250.000,00 perhari (tanpa AC).

Tidak ada sinyal telepon selular di tempat ini, tetapi tersedia telepon darurat via satelit. Keterasingan ini justru sangat mengasyikkan akan membawa Anda menikmati suasana kombinasi cakrawala yang bersih, pasir putih, gradasi warna laut dari hijau hingga biru tua.

Bagi anda yang datang berkelompok maka tersedia barak yang dapat disewa.

Tips Perjalanan.

  • Untuk perjalanan ke dalam hutan gunakan alas kaki yang tertutup dan celana panjang.
  • Anda perlu berhati-hati terhadap lutung di pulau ini mengingat hewan ini kadang iseng mengambil barang bawaan Anda seperti topi, kaca mata, atau kamera. Jadi, Anda perlu berhati-hati dan memegang erat barang bawaan.
  • Elf Labuan – Sumur atau Sumur – Labuan haya beroperasi hingga pukul 3 sore. Jika Anda terlalu sore tiba di Desa Sumur ada warung makan dan penginapan sangat sederhana.
  • Pengunjung resort wisata Pulau Umang biasanya juga melakukan perjalanan ke Pulau Peucang dengan perahu cepat milik resort tersebut.

(Oman)

Sumber: Indonesia Travel

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here