BLT UMKM Rp 2,4 Juta Diluncurkan, Ketua Kebijakan Publik APINDO Minta Koperasi Dilibatkan

DR Sutrisno Iwantono Ketua Kebijakan Publik APINDO. (Dok.Ist)

Jakarta, Liputanbanten.co.id – Presiden Jokowi telah meluncurkan program Bantuan langsung Tunai (BLT) kepada pelaku usaha mikro sebesar 2,4 juta per pelaku usaha pada 23 Agustus 2020 lalu.

Menurut DR Sutrisno Iwantono Managing Director Institute of Developing Economies and Entrepreneurship, bahwa seharusnya Bantuan Presiden Produktif untuk Usaha Mikro ini bisa membantu meningkatkan daya beli masyarakat lapisan bawah disaat ekonomi masyarakat lagi mengalami kesulitan karena pandemi covid-19.

“Yang penting prosedurnya dipermudah dan bisa melibatkan koperasi, jumlahnya juga perlu ditambah bukan hanya 12 juta karena jumlah usaha kecil dan mikro itu mencapai 60 juta lebih.” ujarnya kepada liputanbanten.co.id, Kamis (27/8/2020) di Jakarta.

Lanjut Iwantono, bantuan Presiden langsung ini harus terus di sosialisasikan dan lebih digalakkan, karena banyak warga masyarakat yang tidak mengetahui program ini.

“Pagu anggarannya Rp 2,4 juta per usaha mikro. Total untuk 12 juta pelaku usaha mikro mungkin mencapai Rp 30 triliun, jika program ini lancar sebaiknya pagunya ditingkatkan,” ujar DR Sutrisno Iwantono yang sekaligus Ketua Kebijakan Publik APINDO.

Pemerintah daerah mesti lebih aktif untuk mendorong pelaksanaan program ini terutama Dinas Koperasi dan UKM agar dapat melibatkan lebih banyak Koperasi dan asosiasi UKM setempat. Mereka ini tentu dibina sekaligus menjadi partner pemerintah. (Lb/Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here