Warga Tertabrak Tronton, Mahasiswa Cilangkahan Lakukan Aksi

Ilustrasi
Ilustrasi. (Foto:Dok/Net)

Lebak, liputanbanten.com – Keluarga Mahasiswa Cilangkahan (KUMALAKA) dan Pemuda yang tergabung dalam Pillar Community kembali melakukan aksi penertiban kendaraan overtonase. Aksi itu berlangsung di pertigaan simpang Malingping, Sabtu (28/02).

Dalam Aksi kali ini dipicu oleh meninggalnya seorang warga bernama Endin yang tertabrak mobil tronton di Malingping, sekaligus bentuk kekecewaan karena sampai saat ini belum ada tindakan nyata penertiban kendaraan overtonase yang masih saja bebas melintasi ruas jalan Saketi-Malingping-Bayah, dan terkesan melakukan pembiaran terhadap kendaraan overtonase di wilayah Cilangkahan.

Maman Supriatna Koordinator Aksi dalam orasinya mengatakan, dalam rangka pengawalan terhadap kerja Dishub dan Kepolisian yang sampe saat ini kami nilai belum melakukan penyetopan terhadap mobil overtonase yang masih bebas melintas di ruas jalan Kab. Lebak dan Provinsi Banten, maka kami kembali turun ke jalan untuk mengambil alih seluruh kewenangan Dishub dan Kepolisian.

“Kami sangat kekecewaan terhadap kinerja Dishub dan Kepolisian yang hanya mengumbar janji belaka, sementara akibat mobil overtonase tersebut kemarin sudah memakan korban, yang meninggal akibat terlindas mobil tronton, jangan sampai menunggu ada korban-korban lainnya,” kata Maman.

Sementara itu, orator lain Rahmat Hidayat dari Pillar Community, menyampaikan kekesalannya terhadap pemerintah harus secepatnya memfungsikan portal yang sudah ada.

“Bukan membiarkannya menjadi besi tua, tidak lantas menunggu Pergub yang sampai saat ini belum diterbitkan, karena Undang-undang tentang jalan raya sudah jelas mengatur kendaraan yang boleh melintas.” Kata Rahmad.

Dikatakan Rahmad, Apabila sejak hari ini Dishub dan Kepolisian masih belum bisa melakukan penyetopan maka kami akan kembali datang ke KP3B dengan mengerahkan Ribuan Masa. dan kami akan luluh lantahkan KP3B.

Aksi makin memanas ketika massa aksi mendengar ada seorang warga yang tersenggol mobil tronton, massa aksi melakukan penyetopan kendaraan tronton untuk tidak melintasi jalan dan terjadi insiden antara para sopir tronton dan massa aksi. untung kejadian ini bisa dilerai oleh pihak kepolisian, dan para sopir diamanakan di Mapolsek Malingping.

(Iqbal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here