Anggota Komisi I DPRD Provinsi Banten Maksimalkan Serap Aspirasi Masyarakat

Mohammad Rano Alfath, SH, MH., saat reses di Desa Perahu, Kecamatan Sukamulya, Kabupaten Tangerang, Banten, Jum'at (27/3). (Foto: Padma)
Mohammad Rano Alfath, SH, MH., saat reses di Desa Perahu, Kecamatan Sukamulya, Kabupaten Tangerang, Banten, Jum’at (27/3). (Foto: Atma)

Tangerang, liputanbanten.com – Dalam rangka pelaksanaan reses masa persidangan II tahun 2015. Anggota Komisi I DPRD Provinsi Banten Fraksi Hanura, Dapil Kabupaten Tangerang, Mohammad Rano Alfath, SH,. MH., mendatangi masyarakat Desa Perahu, Kecamatan Sukamulya, Kabupaten Tangerang, Banten, Jum’at (27/3). Dalam Reses yang bertempat di saung pemancingan Salsabila, dihadiri Camat Sukamulya Asep, Kepala Desa Perahu Sutaja, dan masyarakat sekitar.

Dalam sambutannya, Camat Sukamulya, Asep, mengatakan Kecamatan Sukamulya baru berusia delapan tahun. Kecamatan yang tergolong masih muda, maka masih banyak membutuhkan bantuan untuk pembangunan desa-desanya. “Permohonan bantuan ini terutama mengenai infrastruktur jalan, serta mengawal kegiatan-kegiatan yang ada di Kecamatan (Sukamulya) seperti pembangunan sarana pendidikan dan yang lainnya,” ujarnya.

Sementara itu, Madi, warga Desa Perahu, juga memanfaatkan masa reses wakil rakyatnya untuk sekedar bertanya dan berkeluh kesah. “Masyarakat masih banyak yang miskin dan meminta agar adanya bantuan bedah rumah serta pembuatan Kobong atau Pondok Salafi sebagai media mendidik masyarakat sekitar,” kata Madi.

Sementara Endang, berharap adanya pengerukan aliran sungai Gembong-Ceplak oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov). “Sekarang ini, setelah pemeliharaan sungai Gembong-Ceplak diambil alih oleh pemprov, tidak terawat dan kurang diperhatikan. Pemprov hanya membersihkan bagian pinggirnya saja. Berbeda ketika dikelola Pemerintah Kabupaten, sangat diperhatikan,” jelasnya.

Menanggapi hal tersebut, Mohammad Rano Alfath, SH., MH., akan membawa persoalan tersebut kepada pemerintah provinsi dan dinas terkait. “Saya akan sampaikan semua keluhan warga kepada pemprov dan dinas terkait, sebagaimana tugas saya sebagai tangan dari rakyat. Apalagi melihat kondisi rumah warga yang kumuh, saya sangat miris sekali melihatnya, padahal kecamatan ini sangat strategis. Walaupun bukan bidang saya, tapi saya akan sampaikan hal ini kepada teman-teman komisi yang lainnya,” jelasnya.

Di sisi lain, Rano mengatakan akan membangun Majelis dan Kobong Salafi dengan dana pribadi.  “Insya Allah siap untuk membantu pembangunan yang ada di Kecamatan Sukamulya. Majelis dan Kobong Salafi,” ungkapnya.

Sebelumnya Rano mengucapkan terimakasih atas kepercayaan di Desa Perahu untuk menjadi wakil masyarakat di DPRD Banten. Dalam kesempatan tersebut, Rano berkesempatan untuk menyantuni anak yatim di tiga desa secara simbolis, yaitu Desa Perahu, Desa Merak, dan Desa Kubang.

(Adv/Iqb)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here