Usep Saepudin Serahkan Berkas Pendaftaran Bacaleg DPR RI Dapil Banten 1

Serang, Liputanbanten.co.id – Ketua KMP PPP serta aktivis pergerakan dan alumni Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Maulana Hassanudin (SMH) Banten, Usep Saepudin menyerahkan berkas pendaftaran Bakal Calon Anggota Legislatif (Bacaleg) DPR RI ke kantor DPW PPP Banten, Kota Serang, Rabu (28/03).

Pihaknya mengatakan daftar di Partai PPP adalah panggilan hati untuk melaju di DPR RI dapil 1 Lebak dan Pandeglang.

“Kalo di DPR RI lebih mengena untuk memajukan daerah khususnya Lebak dan Pandeglang, mengingat estapet di DPR RI ada 6 Anggota Dewan, tapi mereka tidak mampu untuk memajukan daerah tersebut, dan sampai sekarang Lebak dan Pandeglang masih tertinggal,” ujarnya saat di hubungi melalui sambungan telepon, Rabu (28/03).

Usep mengungkapkan, jika terpilih nanti dirinya siap untuk mengemban amanah, dan siap menjalankan tugas sebagai wakil rakyat. “Saya ingin merumuskan anti Miras, terkait Undang-undang MD3 agar di rubah kembali jika terpilih menjadi anggota DPR RI,” paparnya.

Strategi yang dipakai dalam memenangkan kontestasi politik di Pileg mendatang, Asep Saepudin mengatakan tidak punya strategi khusus untuk memenangkan kampanye. “Kalo saya mengalir saja, urusan hasil saya serahkan kepada Masyarakat dan Allah SWT, yang penting kan prosesnya,” tuturnya.

“Saya datang ke masyarakat menawar kan untuk mencalonkan diri sebagai anggota DPR RI Dapil Banten 1 Lebak dan Pandeglang, dan mau dipilih mangga, mau engga juga ga apa-apa, karena tujuan saya untuk merubah daerah Lebak dan Pandeglang agar tidak tertinggal,” paparnya.

Selain itu, Usep juga mengatakan pihaknya sangat optimis untuk mengalahkan semua pesaing yang ada di Dapil Banten 1 Lebak dan Pandeglang. “Saya 100 persen optimis, saya dibantu dengan jaringan tim serta jaringan keluarga, dan saya optimis untuk menang,” ungkapnya.

Sementara itu, di singgung mengenai maraknya praktek dinasti politik di Banten, Usep mengungkapkan dirinya anti dinasti politik, ataupun bermain proyek jika terpilih menjadi Anggota DPR RI.

“Saya anti Dinasti Politik, jika ada keluarga yang meminta jabatan kepada saya, maka saya lebih baik mengundurkan diri dari jabatan Legislatif, karena bagi saya itu haram hukumnya, kemudian saya tidak akan bermain proyek di DPR  RI maka saya jika bermain dengan dua hal itu saya akan mengundurkan diri jadi pejabat,” tutupnya. [Lb/Ram]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here