Keberadaan BPSK Disosialisasikan Hingga ke Tingkat Desa

Peserta sosialisasi BPSK di Desa Kolelet Wetan, Kecamatan Rangkasbitung, Kamis (28/11/2019).@Foto:Liputanbanten.co.id

Lebak, Liputanbanten.co.id – Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Banten mengeduksikan keberadaan Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK) ke tingkat desa. Kali ini dilakukan di Desa Kolelet Wetan, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak.

Hadir dalam kesempatan tersebut Kepala Desa Kolelet Wetan, M Rozi. Dalam sambutannya ia menilai pengetahuan terkait dengan proses penyelesaian sengketa konsumen.“Masyarakat harus tau soal BPSK,” ujar Rozi di Aula Pemerintah Desa Kolelet Wetan, Kecamatan Rangkasbitung, Kamis (28/11/2019).

Melihat peran BPSK dianggap penting, Rozi meminta peserta yang hadir dalam kegiatan edukasi penyelesaian sengketa konsumen kembali mensosialisasikan kepada warga sekitar rumah.“Kalo sudah mengerti, kabarkan ke yang lain, kasih tau yang lain soal BPSK,” harapnya.

Narasumber edukasi perlindungan konsumen dari Anggota BPSK Kabupaten Serang Rina Widya Astuti. Dalam penjelasannya, salahsatunya mengenai konsumen.“BPSK Kabupaten Lebak ada di sampai. Sengketa yang kita selesaikan adalah konsumen langsung, contoh ibu bapak membeli makanan, ketika dikonsumsi keracunan, maka itu bisa dilaporkan ke BPSK,” katanya.

Kepala Disperindag Provinsi Banten, Babar Suharso menegaskan bahwa sosialisasi BPSK bagian dari untuk memberikan jaminan hukum terhadap warga selaku konsumen.“Kami ingin semua warga tau pungsi BPSK,” tegasnya.(Lb/Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here