Mengubah Botol Jadi Lampu Hias

Liputanbanten.co.id – Ayleen Regina, creative director The Monkey Stone punya trik agar dekorasi rumah semakin meriah. Salah satunya dengan menggunakan lampu hias yang terbuat dari botol.

Dengan perlahan dia mengajarkan step-by-step pembuatan light jar kepada para peserta workshop yang berusia 2-12 tahun Minggu (28/10) lalu. Bahan-bahan yang digunakan pun cukup sederhana. Mulai botol kaca yang bertutup, bunga-bunga dari clay, rerumputan, ranting kering, lampu elektrik, sampai siluet karakter yang diinginkan.

Yang membedakan kreasi itu dengan lampu hias lain adalah pilihan siluet karakter di dalam botol. Ada tiga tema siluet yang disediakan. Salah satunya tema fantasi yang menghadirkan karakter dinosaurus dan naga. Juga ada tema spooky Halloween dengan karakter hantu, nenek sihir, dan manusia serigala. Terakhir, ada tema fairy yang menghadirkan karakter Tinker Bell dan peri lain.

“Pertama-tama kita warnai dulu botol dan tutupnya. Boleh pakai warna hitam kalau ingin lampu yang seram. Boleh pakai warna putih kalau ingin lampu yang cantik,” jelas Ayleen.

Yang digunakan adalah cat akrilik. Dengan begitu, jika salah, cat mudah dihapus. “Tapi, ngecatnya jangan digeser seperti pakai kuas, ya. Tapi, di-tap-tap. Soalnya, kita pakai spons,” sambungnya sambil mencontohkan. Hal lain yang perlu diperhatikan, yang diwarnai hanyalah bagian botol yang bercorak. “Yang tidak bercorak kita biarkan polos,” imbuhnya.

Setelah selesai, keringkan cat dengan hair dryer. “Sudah selesai. Sekarang kita lanjut untuk menghias tutup botolnya,” ucap dia, mengajak peserta ke tahap selanjutnya. Pada tahap itu, tutup botol dilapisi lumut terlebih dahulu sebelum dihias dengan beragam aksesori sesuka hati.

Misalnya saja milik Kathlyn Wynette Rose dan Efrata Seanny Soetandio. Keduanya sepakat memilih tema peri untuk lampu hias mereka. “Mau yang peri, soalnya cantik. Nggak suka yang hantu-hantu,” jelas Wynette mengenai pilihannya. Karena itu, hiasan pada tutup botol pun menyesuaikan dengan tema peri.

Selain hiasan bunga-bunga mawar yang berwarna-warni, ada aksesori kupu-kupu dan burung yang ditambahkan pada tutup botol tersebut. Tahap terakhir, menggarap bagian dalam botol tersebut.

“Kita kasih sarang burung dari ranting-ranting kering ini, ya. Terus, kita masukkan siluet karakter yang kita pilih,” jelas Ayleen. Terakhir, tinggal nyalakan lilin elektrik di dalamnya. (Lb/Jpnn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here