Disperindag Banten Sosialisasikan BPSK

Penyidik Perlindungan Konsumen (PPNS-PK) pada Diskoperindag Banten Pandi, menyampaikan materi sosialisasi konsumen cerdas, Selasa (30/10/2018).

Lebak, Liputanbanten.co.id – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Banten terus mendorong masyarakat menjadi konsumen yang cerdas. Itu dilakukan dengan gencar mengadakan sosialisasi tentang edukasi perlindungan konsumen.

Kegiatan tersebut sudah beberapa kali dilakukan di Wilayah Provinsi Banten. Kali ini, sosialisasi mengenai badan penyelesaian sengketa konsumen (BPSK), berlangsung di salah satu Gedung di Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Selasa (30/10/2018).

Melalui sosialisasi yang dihadiri unsur konsumen, pelaku usaha, dan aparat pemerintah itu, dijelaskan berbagai hal. Salah satunya mengenai peran Badan Penyelesaikan Sengketa Konsumen (BPSK).

Pelaksana/Penyidik Perlindungan Konsumen (PPNS-PK) pada Disperindag Banten Pandi menyampaikan alasan diadakannya sosialisasi BPSK. “Dalam rangka melindungi konsumen di Banten,” ujar Pandi kepada BANPOS usai sosialisasi.

Dijelaskan Pandi, perlindungan konsumen diatur dalam undang-undang nomor 8 tahun 1999 tentang perlindungan konsumen. “Kini banyak terjadi sengketa antara konsumen dengan pelaku usaha,” katanya.

Dengan demikian lanjut Pandi, perlu ada BPSK di setiap daerah kabupaten/kota. “Perlu ada BPSK, Tugas kami mensosialisasian adanya BPSK,” katanya. (Lb/red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here