Korban Meninggal Akibat Kebakaran Lapas Tangerang Bertambah

Ilustrasi

Tangerang, Liputanbanten.co.id – Korban meninggal akibat kebakaran Blok C-2 Lapas Kelas 1 Tangerang yang dirawat di RSUD Kabupaten Tangerang terus bertambah. Dari 10 yang dirawat di RSUD, 7 meninggal dunia. Terbaru pada Senin, 13 September 2021 2 meninggal inisial M dan E.

Kepala Humas RSUD Kabupaten Tangerang dr Hilwani mengatakan tim dokter di rumah sakit sudah berupaya menyelamatkan melalui rangkaian tindakan medis. Namun, karena kondisi menurun, nyawa mereka pun tidak tertolong.

“Tambahan yang meninggal kemarin tanggal 13 (September) itu ada Tuan M dan Tuan E. Tuan M meninggal di jam 6 kurang lebih, kemudian Tuan E meninggal di jam 7,” ujar Hilwani melalui Zoom meeting, Selasa (14/9).

Mereka yang meninggal itu kebanyakan mengalami luka bakar serius di bagian kepala. Dengan penambahan jumlah korban meninggal ini, hingga kini tercatat total korban meninggal akibat kebakaran di Lapas Tangerang menjadi 48 orang.

Sehari sebelumnya, Senin 13 September 2021, napi bernama Tino Yuliarto juga dinyatakan meninggal. Tino meninggal pada Minggu, 12 September 2021, setelah sebelumnya sempat memperoleh perawatan dokter.

Tino sempat menjalani perawatan di RSUD Kabupaten Tangerang. Tapi, luka bakar yang dialaminya cukup parah. Sementara itu, sampai saat ini Tim DVI Polri menyatakan telah berhasil mengidentifikasi 10 jenazah napi korban kebakaran Lapas Tangerang. Dengan begitu, masih ada 31 napi lagi yang belum teridentifikasi.(Kmp/Ifn/Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here