Sejumlah Warga Diloksi Tsunami Dilatih Membuat Berita

Peserta pelatihan jurnalis warga foto bersama. @Foto:Ist/Liputanbanten.co.id

Pandeglang, Liputanbanten.co.id – Sejumlah warga Kecamatan Sumur, Kabupaten Pandeglang mengikuti pelatihan jurnalisme warga yang digelar  Pusat Telaah dan Informasi Regional (Pattiro) Serang di Kantor Kecamatan Sumur, Kamis (31/1/2019).

Dalam kegiatan itu, Pattiro Serang mendorong warga untuk bisa menulis sebagaimana layaknya pembuat berita untuk kemudian dipublikasikan melalui Atmago. Atmago merupakan aplikasi publikasi yang bisa digunakan seluruh kalangan masyarakat.

Direktur Pattiro Serang Bahrul menyampaikan alasannya memilik wilayah Kecamatan Sumur, Kabupaten Pandeglang dijadikan lokasi pelatihan jurnalis warga.

“Sumur ini daerah yang kena tsunami, jadi melalui pelatihan ini diharapkan warga bisa dengan cepat membuat tulisan sebagai bahan informasi untuk kemudian dipublikasikan melalui Atmago,” ujar Bahrul.

Tidak hanya tulisan yang berkaitan dengan kebencanaan, tetapi juga bentuk berita lainnya bisa untuk kemudian dipublikasikan melalui aplikasi Atmago. “Jadi warga bisa memanfaatkan Atmago untuk publikasi, bisa soal potensi desa, Bumdes dan lain sebagainya yang bersifat sajian informasi,” tegasnya.

Peserta pelatihan jurnalis warga, Andi Muhamda Husen mengatakan, mengikuti pelatihan jurnalis penting. Sebab dengan demikian bisa dengan mudah membuat bahan informasi.

“Sangat penting sekali, karena melalui aplikasi atmoga segala bentuk keluhan dari desa bisa dibuat disini (Atnago, red),” ujar pria asal Desa Rancapinang, Kecamatan Sumur itu. (Lb/Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here