Samsat Kota Serang Gelar Razia Pajak Kendaraan

Serang, Liputanbanten.co.id – Samsat Kota Serang bersama Polresta Serang menggelar razia kendaraan mobil dan motor yang belum membayar pajak. Hal tersebut dilakukan mengingat angka dari keterlambatan membayar pajak cukup besar.

Seperti dikatakan Bowo petugas pelaksana razia dari Samsat Kota Serang menjelaskan bahwa angka keterlambatan membayar pajak tersebut cukup besar.

“Angka nya memang besar, tapi saya tidak tahu berapa jumlah besarannya itu, saya kan hanya sebagai pelaksana disini, yang lebih berhak itu ke pusat,” kata Bowo saat di wawancara di depan Stadion Maulana Yusuf, Rabu (4/04).

Bowo melanjutkan razia pajak kendaraan ini akan terus dilakukan sampai masyarakat sadar bahwa membayar pajak suatu kewajiban sebagai warga negara.

“Rajia ini di gelar untuk mendata atau merajia pengendara baik roda dua ataupun roda empat yang telat membayar pajak. Rajia ini kita gelar agar masyarakat paham mengenai kewajibannya,” ujarnya.

Pihaknya pun menjelaskan bahwa razia ini sebagai bagian dari program optimalisasi pajak daerah dan shock terapi bagi masyarakat yang kendaraannya belum membayar pajak.

“Sebagaimana data jumlah kendaraan yang ada diwilayah kota serang dari tahun ke tahun itu ada peningkatan secara otomatis wajib pokok juga meningkat. Namun, lagi-lagi banyak masyarakat yang belum melakukan pembayaran padahal ini bagian dari kelengkapan legalitas kendaraan,” jelasnya.

Lanjut Bowo “Hari ini saja kita bukan hanya menemukan pajak yang belum terbayar ternyata banyak juga pelanggaran lainnya. Namun itu ranah kepolisian seperti tidak dilengkapi surat, tidak memiliki SIM,dan lain sebagainya,” imbuhnya.

Selain itu, Ia berharap agar dalam melakukan tertib lalu lintas berupa kelengkapan dan keselamatan berkendaraan harus diperhatikan oleh masyarakat.

“Sebab, ini bagian dari bentuk kesadaraan warga tidak hanya dipajak ternyata keselamatanpun tidak bisa diabaikan. Kami berharap kesadaraan masyarakat merupakan budaya untuk senantiasa lebih memperhatikan kewajibannya dalam memiliki kendaraan itu memang harus bayar pajak. Sebab, dengan membayar pajak itu sama halnya dengan berpartisipasi dalam pembangunan,” tutupnya. [Lb/Ram]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here