Pelecehan Seksual Bisa Hambat Karier dan Serangan Jantung

Ilustrasi

Liputanbanten.co.id Hingga saat ini kasus pelecehan seksual masih rentan terjadi di masyarakat. Mulai dari mengucapkan komentar yang tidak pantas, meraba area tubuh tertentu, menunjukkan alat kelamin, hingga tindak kriminal seperti pemerkosaan.

Hal tersebut tentu bisa menimbulkan sejumlah masalah pada korban. Pelecehan seksual dapat memengaruhi fisik maupun psikis korban, baik dalam jangka panjang atau jangka pendek. Masalah yang kerap kali terjadi adalah kecemasan dan depresi. Dua hal itu membuat korban stres, kehilangan nafsu makan, dan perubahan berat badan.

Melansir Health, Selasa (5/12/2017), inilah akibat lain yang tidak disangka terjadi karena pelecehan seksual:

Perubahan aktivitas

Disadari atau tidak, pelecehan seksual dapat membuat korban meninggalkan aktivitas yang biasa mereka lakukan. Alasannya sederhana, mereka takut hal itu terjadi lagi karena melakukan aktivitas yang sama. Bahkan korban bisa menarik diri dari lingkungan yang sebenarnya mereka sukai. Hal ini tentu telah merengut kesenangan korban.

Tunawisma

Pelecehan seksual tentu berdampak pada mental dan fisik korban. Pada jangka panjang, korban bisa jadi tidak mampu menjalin hubungan, melakukan sebuah pekerjaan, dan berguna di masyarakat. Hal ini bisa membuat korban merasa putus asa, menarik diri, dan tidak memiliki uang. Akibatnya mereka menjadi tunawisma karena tidak ada keluarga yang menampung atau tidak mampu menyewa sebuah rumah.

Gangguan karier

Pelecehan seksual bisa terjadi di lingkungan pekerjaan. Hal ini membuat korban tidak optimal melakukan pekerjaannya karena takut rekan kerja akan melakukan tindakan tidak terpuji lagi. Bahkan korban dapat mengalami penurunan performa di kantor. Bila sudah begitu, maka hasil kerjanya kurang memuaskan atasan dan menghambat korban meraih posisi yang lebih baik lagi.

Gangguan kesehatan jantung

Sebuah penelitian terbaru dari University of Pittsburgh menyatakan perempuan yang menjadi korban pelecehan seksual akan memiliki fungsi pembuluh darah dan jantung yang lebih buruk. Pengalaman traumatis itu tentu berbahaya bagi kesehatan jantung. Masalah yang mungkin terjadi adalah penyakit kardiovaskular seperti serangan jantung.

Berpandangan rendah terhadap harga diri dan citra tubuh

Orang yang mengalami pelecehan seksual bisa jadi merasa “kotor” dan beranggapan ada sesuatu yang salah pada tubuh mereka sehingga mendapatkan perlakuan yang tidak pantas. Hal itulah yang membuat korban merasa tidak memiliki harga diri dan memandang rendah terhadap citra tubuh mereka. (okz)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here