Sebelum Mendarat Darurat, Pesawat Aeroflot Tersambar Petir

Liputanbanten.co.id – Pilot maskapai Aeroflot mengungkap alasan kenapa pesawat yang dibawanya mendarat darurat. Insiden Aeroflot di bandara Moskow menewaskan 41 orang.

Kapten penerbangan Denis Yevdokimov mengatakan, sebelum mendarat darurat di bandara Sheremetyevo, pesawat yang dikendalikannya tersambar petir.

“Pesawat hilang kontak dan butuh untuk segera berpindah ke mode darurat, ini disebabkan karena sambaran petir,” sebut Yevdokimov, seperti dikutip dari AFP Selasa (7/5/2019).

“Kami berhasil memulihkan komunikasi melalui frekuensi darurat pada sistem radio, tetapi hanya untuk waktu singkat dan terputus lagi, kami mungkin hanya bisa menyampaikan beberapa kata,” sambung dia.

Meski menyebut petir sebagai penyebab pendaratan darurat, Yevdokimov tidak membeberkan apakah petir itu menyambar langsung atau tidak.

Pesawat Aeroflot yang terbakar saat mendarat darurat, berjenis Sukhoi Superjet-100. Kejadian itu berlangsung tak lama setelah pesawat dengan tujuan Murmansk lepas landas dari bandara Sheremetyevo pada Minggu (5/5/2019).

Keterangan Kementerian Transportasi Rusia pesawat nahas itu membawa 73 penumpang dan lima kru. Di samping 41 korban tewas, sembilan lainnya menderita luka dan dirawat rumah sakit.

Kotak hitam pesawat tersebut sudah ditemukan. Penyelidikan mengenai penyebab pasti kecelakaan masih berjalan.(Lb/Kmp/Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here