Panpel Deklarasi #2019GP, Isu Rubah Sistem Negara Salah Kaprah dan Terbilang Dungu

Panitia Deklarasi #2019GP yang diminta bertanggung jawab.

Serang, Liputanbanten.co.id – Ketua panitia pelaksana (Panpel) deklarasi #2019GantiPresiden, Sudrajat sebut isu #2019GantiPresdien untuk merubah sistem Negara Indonesia menjadi khilafah terlalu gegabah dan terbilang dungu.

“Apa parameter bahwa #2019GantiPresiden ganti sistem. Ini terlalu gegabah, Ini pernyataan yang dungu,” Kata Sudrajat di Aula Ponpes Al-Islam, Kota Serang, Senin (6/8) malam tadi.

Menurutnya, gerakan #2019GP sudah mengguncang bumi Pertiwi, tak ayal jika sebagian orang yang ketakutan akan gerakan tersebut dengan melontarkan isu-isu negatif.

Jika gerakan tersebut dikatakan makar dan berupaya menggantikan falsafah bangsa ini dengan sisitem khilafah oleh pendukung Jokowi. Maka, pihaknya pun bisa melontarkan balik pernyataan tersebut. “Coba kalau tuduhan itu di balik kepada yang mendukung jokowi, di tuduh dari demokrasi diganti ke sistem komunis,” terangnya.

Ia pun menjelaskan, gerakan yang dibangun oleh dirinya dan kawan-kawan tidak lain hanya sebatas mengganti presiden pda 2019 mendatang.

“Jadi #2019GantiPresiden itu cuma mengganti presiden, bukan mengganti sistem. Dan Kami tidak usil ketika mereka deklarasi dukungan kepada Jokowi,” jelasnya.

Lebih lanjut, Pria yang kerap disapa Ajat itu memaparkan, deklarasi yang akan dilakukan berpindah tempat, namun hari, tanggal dan bulanya tidak diganti. “Hasil ijtima kiyai deklarasi#2019GP itu tetap dilaksanakan pada 10 agustus pukul 13:00 selesai. Alamatnya di halaman Kenadziran Kesultanan Banten,” paparnya.

Sementara, Sekjen Panpel deklarasi #2019GantiPresiden, Muhammad Ridwan menambahkan, pihaknya terus berkomunikasi dengan beberapa tokoh Nasional yang sudah masuk list daftar undangan pada deklarasi #2019GP.

“Tokoh yang akan hadir sesuai dengan info yang dahulu terpublikasikan? Presedium #2019, Bunda Neno, Ahmad Dhani, jhon sang alang dan yang lainnya,” tuturnya. (Lb/Ar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here