Mahasiswa Soroti Kasus Tanah, Kejari: Laporkan Lampirkan Tanda Bukti

Aliansi Gerakan Mahasiswa Kota Serang di depan Kejari Kota Serang, Senin (8/7/2019).@Foto:Febry/Liputanbanten.co.id

Serang, Liputanbanten.co.id – Aliansi Gerakan Mahasiswa Kota Serang mendesak mundur Wali Kota Serang dan Wakil Walikota Serang Syafrudin-Subadri. Sebab, dianggap gagal membangun Kota Serang.

Hal itu disampaikan Ridho Rifaldie saat memberikan orasi di depan Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Serang.”100 hari kerja Wali Kota Serang belum mampu menyelesaikan permasalahan di Kota Serang, salah satunya masih banyak prostitusi di Ibu Kota Banten,” katanya, Senin (8/7/2019).

Tidak hanya itu, Ridho Rifaldie juga meminta, Kejari Kota Serang mengusut tuntas kasus Dugaan Korupsi Syafrudin saat menjadi camat di salah satu daerah di Kota Serang.

“Usut tuntas kasus korupsi Syafrudin terkait pengalihan aset Pemkot Serang, yaitu tanah seluas 8.200 meter persegi,” tuturnya.

Bersamaan, menanggapi hal tersebut, Kepala Kejaksaan Negeri Serang, Azhari menjelaskan, kasus tersebut masih terus dipelajari.”Sejauh ini kasus tersebut masih dipelajari dan jika kasus sudah selesai nanti akan di ekspos,” ujarnya.

Azhari juga berharap, mahasiswa bisa menyerahkan barang baukti kasus tersebut.”Dipertanyakan alat buktinya, kalau ada lampirkan saat pelaporan,” tandasnya. (Lb/Fs/Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here