Dilaporkan Ke Kementrian, Dishub Minta Izin Bus Murni Dicabut

Bus Murni Jaya melintas di Kota Serang, Jumat (10/5/2019). @Foto:Febry/Liputanbanten.co.id

Serang, Liputanbanten.co.id – Semenjak dilaporkan pada hari Senin 6 Mei 2019, ke Kementrian Perhubungan (Kemenhub) RI oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Banten, izin operasi Bus Murni dan Bus Murni Jaya sedang dalam proses penyelidikan. Mengingat, dua Bus yang beroperasi di Jalan Raya Serang-Pandeglang dan Serang-Jakarta itu, sering memakan korban jiwa pada setiap tahunnya.

Kadishub Banten, Tri Nurtopo menjelaskan, bahwa telah mengadakan rapat bersama Kemenhub RI dan tengah menunggu hasil dari rapat tersebut. “Kalau kabar yang kita terima tengah dilakukan penyelidikan, dan pembedahan sudah berapa kasus yang melibatkan Bus Murni serta Bus Murni Jaya pada setiap tahunnya,” ujar Tri, Jumat (10/5/2019).

Tri Nurtopo berharap, hasil dari Kemenhub RI bisa memuaskan dengan melakukan pencabutan izin operasional.”Minimal kecelakaan di Banten bisa berkurang dengan Bus unggal-unggalan bisa dihentikan,” jelasnnya.

Tidak lupa, Tri Nurtopo juga menghimbau, kepada seluruh masyarakat, bahwa Dishub Banten membuka layanan pengaduan untuk pemudik yang melintas wilayah Banten.”Bahkan kita pun membuat posko-posko keamanan, agar angkutan lebaran bisa lancar, aman dan selamat,” tandasnnya.(Lb/Fs/Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here