Dalam Waktu 10 Hari, China Bangun Rumah Sakit Corona

Dua orang warga usai menjalani perawatan di Pusat Perawatan Medis Wuhan, China. Foto: AFP/NOEL CELIS/kmp/Liputanbanten.co.id

Liputanbanten.co.id – Untuk mengendalikan wabah viruas corona atau COVID-19, China membangun rumah sakit khusus di Kota Wuhan, Provinsi Hubei. Rumah sakit itu menjadi sorotan karena dibangun dalam waktu sangat singkat, hanya 10 hari. Mulai dikerjakan pada 23 Januari 2020, rumah sakit yang mampu menampung 1.000 pasien corona itu sudah rampung pada 3 Februari 2020.

Rumah Sakit Huoshenshan (Fire God Mountain) didirikan di atas lahan seluas 34 ribu meter persegi di pinggir Danau Caidian Zhiyin, menggunakan bahan jadi atau prefabricated material.

Jadi panel-panel dinding, jendela, hingga atap sudah dibuat sebelumnya sehingga tinggal dirakit. Rakitan ini yang akhirnya menjadi satu kesatuan bagian bangunan yang menyerupai kontainer medis.

Sementara Indonesia, usai diumumkannya 2 pasien terjangkit virus corona pertama pada 2 Maret 2020, pemerintah mengambil sejumlah langkah untuk mencegah wabah ini meluas. Pulau Galang di Provinsi Kepulauan Riau dipilih sebagai lokasi fasilitas karantina khusus untuk menangani pasien virus corona

Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberi arahan agar Pulau Galang siap digunakan pada akhir Maret.”Tadi Bapak Presiden beri pengarahan, beliau menyampaikan kurang dari sebulan harus sudah siap digunakan,” kata Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy di Istana Negara, Jakarta, Rabu (4/3/2020)

Secara terpisah, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengungkapkan, fasilitas tersebut bisa rampung pada 28 Maret 2020 mendatang. Pembangunan fasilitas karantina sudah dimulai sejak 8 Maret lalu. Artinya, pembangunan selesai dalam 20 hari.“(Target) sampai 28 Maret,” ujar Basuki di kantornya, Jakarta, Selasa (10/3/2020).(Lb/Kmp/Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here