Kamus adakan kegiatan Ngopi Bareng Musisi

Cilegon, Liputanbanten.co.id – Komunitas Musisi Banten (Kamus) adakan kegiatan ngopi bareng musisi Banten. Kegiatan ngopi bareng komunitas musik Banten di ramaikan dengan penampilan band – band yang tergabung dalam Komunitas Musik Banten.

Sebanyak 30 band tampil untuk memeriahkan HUT kota Cilegon ke 19 sekaligus menutup acara kegiatan Cilegon Expo. Hal itu seperti yang di ungkapkan Ketua pelaksana kegiatan Kamus Banten Windyo, Kamis, (10/5) Sore.

“Kamus Banten mencoba untuk memberi warna terhadap ulang tahun Cilegon yang ke-19. Kita di kasih waktu Dari jam 13.00 sampai dengan jam 22.00. kami berusaha tampil bawa nama Komunitas Musik Banten itu di wakili dari 26 band, masing-masing dari 8 kabupaten kota yang ada di Banten,” ungkapnya.

Menurutnya, Kamus Banten akan menampilkan all genre musik. Agar pihak dari pemerintah mau memperhatikan para musisi-musisi di Kota Cilegon. Sehingga nantinya para talenta musisi bisa berkembang.

“Insyallah, all genre terwakili dari tradisional juga ada, pring tone, rege, dangdut, itu semua kita kemas atasnama kamus tujuannya agar temen-temen musisi dapat kesempatan untuk berkembang lebih baik dalam rangka meningkatkan industri kreatif. Ujung-ujung nya yah kita juga ingin mendapat perhatian dari pemerintah supaya musisi-musisi di Cilegon lebih bisa berkembang,” ujarnya.

Sementara itu Ketua Kamus Banten Surya Tria Brata berharap, komunitas Musik Banten bisa di kenal oleh kalangan masyarakat yang ada di Banten.

“Karna selama 7 tahun ini pergerakannya Kamus kurang, jadi belum banyak orang yang tahu, dengan adanya kegiatan seperti ini mulai eksis dan bisa di kenali,” ungkapnya.

Ia mengatakan, untuk target tahun ini kamus Banten bisa membentuk Komunitas musik di 8 kabupaten kota yang ada di Banten.

“Kita pengen membentuk kamus-kamus di 8 kabupaten kota, kita ingin supaya komunitas musik Banten bisa terbentuk di Cilegon, Serang Raya, Pandeglang, Rangkasbitung, Tanggerang Raya. Semoga tahun ini bisa terbentuk semua pengurus-pengurus cabang,” terangnya.

Di tempat yang sama Sekjen Kamus Banten Johan Singandaru menambahkan, kegiatan tersebut tidak ada musisi dari luar Banten, karena hal ini untuk mengangkat komunitas musik lokal yang ada di Banten.

“Kegiatan ini murni untuk mengangkat talenta-talenta yang ada di Banten. Sehingga band atau musisi yang di Banten bisa mengekspresikan kemampuannya di dunia Musik,” tandasnya. (Lb/Asep)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here