Pengelolaan Terminal PT Nikomas‎ Tidak Maksimal

Serang, Liputanbanten.co.id – Terminal angkutan pedesaan yang berlokasi di depan PT Nikomas Gemilang, tepatnya di jalan Raya Serang-Jakarta, Kecamatan Kibin, Kabupaten Serang semrawut.‎ Hal itu dikarenakan terminal tersebut tidak mampu menampung banyaknya kendaraan, sehingga mengurai ke bahu jalan dan menyebabkan kemacetan.

‎Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Serang, Agus Erwana mengatakan, sebetulnya selama ini terminal itu sudah diserahkan oleh PT Nikomas kepada gabungan 9 kepala desa se Kecamatan Kibin dalam kaitan pengelolaannya. Namun dalam pelaksanaannya justru tidak berjalan dengan maksimal.

“Saya sudah kordinasikan agar dibuat koperasi, terus gabung dengan koperasi Polres, supaya nanti penaganannya gampang, disitu ada Polres dan gabungan kepala desa. Tapi kalau 9 kepala desa saling ngotot kan susah juga yah, jadimemang itu gara – garanya diserahkannya ke kepala desa se Kecamatan Kibin, jadi kelihatannya gak maksimal,” kata Agus.

Menurut Agus, Pemkab Serang pun sudah berusaha mengambil alih pengelolaan‎ terminal tersebut. Hanya saja, kata dia pihak dari desa sepertinya hingga kini masih berat untuk menyerahkan pengelolaan terminal Nikomas.

“Kelihatannya desa masih berat (menyerahkan terminal PT Nikomas ke Pemkab Serang-red), kan umpanya dilihat dari penghasilan, kelihatannya sudah ada pembagian – pembagiannya,” katanya.

Diakui Agus, dengan pengelolaannya yang masih belum berjalan maksimal, saat ini kondisi terminal yang biasa dijadikan tempat mangkal angkutan karyawan tersebut kondisinya semrawut.‎”Kita sudah menyelesaikan Tol Serang – Cikande (Interchange-red), tinggal ini (Terminal PT Nikomas-red), sebetulnya pas macetnya ini saat mau masuk sama mau keluar karyawan, angkot yang bikin semrawut,” tuturnya. (Lb/Yna)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here