KKN UIN Jakarta Gelar Seminar Ekonomi Kerakyatan

Mahasiswa KKN UIN Jakarta.

Tangsel, Liputanbanten.co.id – Mahasiswa kelompok KKN UIN Jakarta menggelar seminar ekonomi kreatif di MTs Al-Falah, desa sukaraksa, kecamatan Cigudeg-Kab. Bogor, dengan tema Mengembangkan Perekonomian Masyarakat Melalui UMKM, Kamis (9/08) lalu.

Untuk meningkatkan perekonomian masyarakat maka perlu diadakan penyuluhan dalam mengembangkan usaha masyarakat desa agar perekonomian berjalan.

Menurut Supirta selaku kepala desa sukaraksa, kegiatan seminar ini sangat positif di lakukan oleh para mahasiswa yang sedang melaksanakan KKN di desa sukaraksa.

“Kami mendukung acara seminar ekonomi kreatif ini, karena dengan adanya acara tersebut dapat memberi pengetahuan terhadap masyarakat bagaimana mengembangkan perekonomian dan mencari modal,” ujarnya

Lanjut Sukaraksa ini banyak potensi sumber daya alam yang bisa diolah untuk meningkatkan perekonomian di pedesaan.

“Sebetulnya banyak potensi alam yang ada di desa ini yang jika di olah pasti mampu mengembangkan perekonomian, akan tetapi meskipun juga banyak pengusaha-pengusaha  disini namun kurang ada kesungguhan dan pengolahan terhadap SDA itu belum maksimal, mudah-mudahan setelah mengikuti seminar ini masyarakat akan lebih paham bagaimana mengelola potensi alam di Sukaraksa,” tambahnya.

Sementara itu menurut Neng sys sebagai ketua KKN Doremi, menyampaikan bahwa seminar ini merupakan salah satu program KKN Doremi.

“Seminar ini merupakan satu dari sekian program kerja kami di desa Sukaraksa, seminar ekonomi kreatif akan memberikan pencerahan kepada masyarakat untuk mengelola sumber daya alam disini agar lebih efisien,” ujarnya.

Neng sys menambahkan masyarakat disini cukup padat dan banyak pedagang yang ada disini “penduduk daerah ini lumayan padat, pedagang yang sering berjualan pun banyak mulai dari singkong, donat, kerupuk dan lainnya, tapi kurang maksimal dalam pemanfaatan SDA, maka dari itu kami mengadakan seminar ini”, tukasnya.

Hal senada disampaikan Muhammad Fadlillah Fauzukhaq M.A, P.hd bahwa dalam mengembangkan perekonomian masyarakat desa ada yang namanya Kredit usaha Milik Rakyat(KUR), KUR ini merupakan layanan kredit atau pembiayaan yang diberikan oleh masyarakat melalui  perbankan kepada UMKM atau Koperasi.materi yang dibawakan pun bermacam-macam mulai dari pengelolaan sumber daya alam sampai pengelolaan uang.

“Disini saya lihat banyak potensi alam yang jika dikembangkan bukan tidak mungkin dapat memakmurkan daerah ini, mulai dari sawah, kebun, singkong, cabe dll, namun SDM dan modal yang masih belum mumpuni, maka dari itu saya akan menerangkan KUR untuk memberi pengetahuan masyarakat cara mendapatkan modal, KUR mampu memudahkan masyarakat desa dalam mencari modal, pengembaliannya pun murah misal terhadap bank mandiri ada mitra mandiri pengembaliannya hanya 0,4 % perbulan, sedangkan pemasaran produk penduduk desa dapat dilakukan dengan penjualan online, dikarenakan perdagangan ini yang sangat mudah,murah dan ngehits, lalu setelah itu pengelolaan uang yaitu dengan memisahkan keuangan modal dan keuangan keluarga, jika keempat hal tersebut lancer insyaallah ini dapat meningkatkan penghasilan dan mengembangkan ekonomi rakyat,” ungkap lelaki yang juga Dosen perbankan syariah UIN Jakarta. (Lb/Rilis)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here