Dewan Pertanyakan Bangunan Auning di Blok M Pasar Rau

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Serang Fraksi PDIP Muhammad Urip, Kota Serang, Kamis (12/9/2019).@Foto:Abdul/Liputanbanten.co.id

Serang, Liputanbanten.co.id – Relokasi Pedagang Kaki Lima (PKL) di Pasar Induk Rau (PIR) yang dilakukan Pemkot Serang dipertanyakan DPRD Kota Serang. Pasalnya, pasca penertiban bermunculan bangunan rangka baja (auning) di jalur Blok M Pasar Rau.

“Yang semula sudah bagus bersih setelah ditertibkan, kami dari DPRD Kota Serang sangat kecewa sekali kepada para pedagang yang sudah ditertibkan kemudian timbul lagi (berjualan,red),” kata Anggota DPRD Kota Serang Fraksi PDIP Muhammad Urip, Kamis (12/9/2019).

Padahal lanjut Urip, tempat PKL sudah disiapkan PT Pesona Banten Persada di lantai 3 PIR.”Terus bagaimana lagi tempat sudah disiapkan, Pemkot sudah mendorong, tapi jangan sepotong-sepotong pembangunannya,” ujarnya.

Menurutnya, jika persoalan tersebut dibiarkan terkesan diskriminatif dalam melakukan relokasi. Sebab, pedagang yang berada dalam pasar sudah menebus uang sewa kios dengan nominal tinggi.

Namun, secara tiba-tiba ada pembangunan auning dikuar pasar yang beberapa waktu kemarin sudah dilakukan penertiban.

Urip juga mengungkapkan, dirinya tidak mengetahui. Akan tetapi ia menyebutkan yang melakukan pembangunan tersebut oknum dan buka pemerintah.”Itu bukan dibangun Pemkot Serang, tapi oleh oknum,” ungkapnya.(Lb/Ar/Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here