Ketua LUIB Haramkan Perayaan Valentine

Serang, Liputanbanten.co.id – Ketua Laskar Umat Islam Banten (LUIB) Ustad Enting Abdul Karim menyatakan haram hukumnya umat Islam di Banten khsusunya di Kota Serang  merayakan hari valentine yang jatuh pada tanggal 14 Februari. Hal itu dikarenakan, hari valentine merupakan kebudayaan orang kafir.

“Haram hukumnya memperingati hari valentine, karena itu budaya kafir kalau kita merayakannya sama dengan kekafiran,” kata Enting saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon seluler, Kamis (13/2/2020).

Oleh karenanya, dirinya memganjurkan kepada warga kota serang agar tidak terlibat dalam perayaan tersebut yang akan berdampak pada kekafiran sebagai umat islam.”Kita mengimbau umat islam banten khususnya kota serang tidak usah ramai-ramai mengikuti budaya yang bukan budaya dari islam,” imbuhnya.

Diketahui,Sejarah Valentine Menurut Legenda

Versi St. Valentine Dan Claudius II menyebutkan bahwa Sejarah pertama datang dari seorang pendeta dari Roma bernama Valentine, yang memiliki akhir tragis. Legenda ini menceritakan bawah Valentine dipukuli dan berakhir dipancung pada tanggal 14 Februari 278 Masehi. Bentuk eksekusi ini merupakan sebuah hukuman karena pendeta Valentine dianggap menentang kebijakan seorang Kaisar bernama Claudius II.

Berdasarkan sejarah, Claudius II ini dikenal kejam setelah membuat Roma terlibat dalam berbagai pertempuran berdarah. Hal ini agar Roma selalu menang dalam peperangan. Sehingga sang Kaisar harus menunjukkan memiliki tentara yang kuat. Namun hal tersebut ternyata sulit untuk diwujudkan, karena menurut sang Kaisar bala tentaranya enggan pergi ke medan perang karena terikat pada istri atau kekasih mereka. Untuk mengatasinya Claudius II melarang semua bentuk pernikahan serta pertunangan yang ada pada Roma.

Sayangnya pendeta Valentine ini menentang kebijakan tersebut, ia berusaha secara diam-diam menikahkan pasangan muda. Tindakan ini ketahuan dan pada akhirnya pendeta Valentine ditahan serta dihukum, kemudian tubuhnya dipukul hingga dipancung. Hukuman ini menjadikan sebuah tanda sebagai peringatan atau perayaan yang dilakukan setiap tanggal 14 Februari.

“Sejarah Valentine yang sebenarnya ini memang lebih banyak dipercaya, karena legenda yang beredar menyebutkan bahwa Valentine meninggalkan catatan perpisahan untuk putri penjaga penjara yang menjadi temannya. Dengan tulisan ‘From Your Valentine’ ini menjadi populer dan banyak menginspirasi. Atas jasanya, Valentine dinobatkan sebagai orang suci hingga disebut sebagai Santo Valentine,” dilansir dari detik.com.(Lb/Ar/Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here