Empat Terduga Teroris Tewas didor di Cianjur

Jakarta, Liputanbanten.co.id – Kadiv Humas Irjen Pol Setyo Wasisto membeberkan terkait penangkapan empat terduga teroris berinisial BBN, DCN, AR, dan HS di Cianjur. Ke empatnya tewas didor petugas karena melawan.

“Tempat kejadian perkara (TKP) terjadi di terminal Pasir Hayam, Jalan perintis Kemerdekaan, Kecamatan Cilago, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, 13 Mei 2018 pukul 02.00 WIB,” jelasnya.

Menurut Setyo, para pelaku terduga teroris adalah kelompok Jamaah Ansharut Daulah (JAD) yang diketuai oleh inisial K dan DS yang kini menjadi narapidana teroris.

“Mereka berenca melakukan penyerangan terhadap Pos Polisi dan Kantor Polisi di wilayah Jakarta, Bandung, dan Mako Brimob Kelapa Dua, Depok,” katanya di ruang Divisi Humas Polri Jakarta Selatan, Minggu (13/5).

Adapun barang bukti yang ditemukan petugas adalah:

-4 buah KTP atas nama BBN, DCN, AR dan HS

-2 buah SIM C atas nama DCN dan AR

-1 buah SIM A atas nama BBN

-2 buah kartu Telkomsel

-1 buah gunting kuku

-2 buah senjata api jenis revolver berikut amunisi 8 buah.

-1 unit mobil Honda Brio berwarna silver

-1 buah handphone berikut tasnya

-1 buah kartu ATM

-1 buah kartu e-toll

Berikut kronologi kejadiannya:

Polisi melakukan penangkapan kepada empat orang terduga teroris berdasarkan informasi intelijen. Keempat pelaku yang menggunakan mobil Honda Brio warna silver dengan nomor polisi F 1614 UZ.

Mereka elah dibuntuti petugas sejak dari wilayah Sukabumi. Saat di wilayah Cianjur, tapatnya di perempatan Pasar Hayam, para terduga teroris tersebut diduga telah mengetahui keberadaan petugas yang membuntutinya.

Kemudian mereka mencoba melarikan diri dan masuk ke dalam kawasan Terminal Pasar Hayam, tak mau target buruannya terlepas, petugas langsung melakukan pengejaran. Namun pada saat hendak diberhentikan oleh petugas.

Empat terduga teroris mencoba melawan dengan mengeluarkan senjata api yang mereka bawa. Sehingga polisi melakukan tindakan tegas dan terukur.

“Ke empat terduga teroris tertembak karena melakukan perlawanan. Pada pukul 04.30 WIB. Jenazah dibawa ke RS Polri Kramat Jati,” ujar Setyo. (Lb/Rie)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here