FKPT Banten Ajak Nelayan Cegah Radikalisme

Ketua Panitia Pelaksana kegiatan, Alamsyah Basri menyampaikan laporan kegiatan, Jumat (14/9)

Serang, Liputanbanten.co.id – FKPT Banten mengajak masyarakat nelayan untuk ikut serta menangkal radikalime dan terorisme. Ajakan itu disampaikan melalui forum dialog yang dihadiri ratusan nelayan itu mengusung tema ‘Nelayan Banten Sejahtera Indonesia Maju Dan Bebas Dari Radikalisme Dan Terorisme’ yang berlangsung di Aula Pelabuhan Perikanan Nusantara,  Kecamatan Kasemen, Kota Serang, Jumat (14/9).

Hadir Plt Sekretaris Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Banten Maman Suratman. Dalam kesempatan tersebut melalui sambutannya Maman menilai, ancaman radikalisme terhadap kehidupan berbangsa dan bernegara semakin mengawatirkan.

Maka dari itu, Maman menghimbau masyarakat Nelayan untuk tetap menjaga persatuan. Khususnya dimomentum tahun politik saat ini. “Jangan sampai perbedaan aspirasi, kepentingan, termasuk perbedaan calon dalam pilpres kemudian memecah persatuan, dan harus dapat menjaga keharmonisan dan kerukunan antar umat di tanah air agar persatuan dan kesatuan bangsa dapat terjaga dengan baik,” katanya.

Perwakilan dari FKPT Banten Ikhwanudin Syarif menjelaskan upaya pencegahan radikalisme dan terorisme yang selama ini dilakukan. Pertama membangun sinergitas seluruh elemen masyarakat Banten untuk bersama mencegah paham radikal-terorisme di Wilayah Banten,

Secara terperinci disebutkan Ikhwanudin teknis dalam mencegah radikalisme dan terorisme yakni dengan melaksanakan giat penelitian, pengkajian, dan pemetaan potensi radikal terorisme di Banten; Melakukan penguatan kapasitas melalui pemberdayaan rumah ibadah, lemdik keagamaan, kampus, dan sekolah dengan pendekatan edukasi, ekonomi dan sosbud.

Selain itu juga melakukan giat sosialisasi publik tentang pencegahan terorisme melalui media cetak, elektronik, serta media sosial lainnya; Melaksanakan dakwah/pencerahan keagamaan kepada masy umum mengenai toleransi dan kerukunan umat beragama; Melaksanakan berbagai kegiatan pelatihan kepemimpinan dan penguatan wawasan kebangsaan kepada siswa, mahasiswa, santri , serta guru pendidikan agama.

Melakukan kordinasi secara sinergis dan terpadu dengan seluruh unsur masy dan pemerintah dalam rangka pencegahan terorisme; Melasksanakan berbagai kegiatan pencegahan terorisme berbasis kearifan lokal dengan melibatkan seluruh komponen masyarakat; Meningkatkan kewaspadaan terhadap lingkungan. “Serta kerjasama membangun komitmen bersama untuk melawan propaganda terorisme-radikalisme di media massa dan membentuk kader antiradikalisme – terorisme,” tegasnya.

Pada kesempatan tersebut Ketua Panitia Pelaksana kegiatan, Alamsyah Basri mengapresiasi antusiasme para nelayan dalam upaya pencegahan radikalisme dan terorisme dan acara dialog dikhir dengan pembentukan gugus nelayan ati radikalisme dan Terorisme Provinsi Banten. (Lb)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here