Beranda Berita Terbaru Destinasi Pantai Selatan Lebak Sepi Wisatawan Akibat Badai

Destinasi Pantai Selatan Lebak Sepi Wisatawan Akibat Badai

Dok. Pantai Sawarna Lebak dipadati pengunjung libur idul adha, sabtu (2/9/2017) (foto: Liputanbanten)

Lebak, Liputanbanten.co.id – Pantai selatan Kabupaten Lebak, sejak sepekan terakhir ini sepi dari kunjungan wisatawan akibat badai siklon tropis Dahlia yang menyebabkan gelombang tinggi disertai angin kencang.

“Penurunan pengunjung wisata terjadi akibat cuaca buruk,” kata Memed (40) seorang pengelola obyek wisata di Kawasan Pantai Selatan Lebak, Selasa.

Kawasan wisata pantai selatan Lebak menjadi tempat favorit wisatawan dari sejumlah daerah di Provinsi Banten, Jawa Barat dan DKI Jakarta.

Biasanya wisatawan memadati Pantai Selatan Lebak  pada akhir pekan maupun libur panjang, datang bersama rombongan juga anggota keluarga maupun pasangan muda mudi.

Obyek wisata pantai di Lebak yang kerap dikunjungi adalah Pantai Sawarna, Pantai Bagedur, Pantai Cibobos, Pantai Sukahujan, Pantai Binuangeun, Pantai Pulau Manuk, dan Pantai Pasir Putih.

Namun, sejak terjadi badai beberapa waktu lalu kunjungan wisatawan merosot tajam hingga kondisi pantai sepi  pengunjung.

Erwin Komara, seorang pengelola Pantai Sawarna mengatakan selama ini gelombang di pesisir pantai cukup tinggi disertai angin kencang juga hujan lebat.

Cuaca buruk itu membuat para wisatawan tidak berani mendatangi Pantai Sawarna, apalagi, Pantai Sawarna memiliki karakter ombak cukup besar sehingga pengunjung tidak berani berenang maupun bermain selancar.

Apabila, cuaca itu tidak buruk dipastikan libur panjang pekan lalu para wisatawan memadati Pantai Sawarna.

“Kami berharap cuaca kembali normal sehingga pergantian Tahun Baru bisa dipadati pengunjung wisata,” katanya.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Lebak Hayat Syahida mengatakan pihaknya mengapresiasi pengujung wisata pantai selatan Lebak sudah tercapai target sebanyak 530 ribu.

Kemungkinan pengunjung akan memadati pergantian Tahun Baru karena pantai selatan Lebak menjadikan favorit wisatawan.

“Kami mendorong destinasi wisata selatan Lebak bisa mendunia,” katanya menjelaksan.

Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak Kaprawi mengimbau wisatawan yang menikmati panorama pantai selatan Lebak untuk saat ini agar tidak berenang guna menghindari kecelakaan.

Berdasarkan laporan dari BMKG Banten selama sepekan ke depan cuaca di pesisir pantai selatan memburuk karena ada tekanan rendah di Perairan Samudera Hindia.

Ketinggian gelombang berpeluang mencapai 3,5 meter dengan kecepatan angin 15 knot atau 30 kilometer per jam.

Tiupan angin bergerak dari tenggara dengan jarak pandang antara empat sampai enam kilometer. Dengan demikian, kata dia, kondisi pantai selatan bisa sangat berbahaya jika pengunjung berenang.

“Kami minta wisatawan dapat mematuhi peringatan imbauan ini karena khawatir mereka tersapu gelombang tinggi,” katanya. [Ant]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

.post-body {teks-align:justify;}