KPK Pelajari Dugaan Pencucian Uang Setya Novanto

Ilustrasi penyidik KPK/Net

Jakarta, Liputanbanten.co.id – Persidangan Setya Novanto terkait kasus e-KTP tinggal menunggu vonis hakim. Mantan Ketua DPR itu sebelumnya sudah menjalani sidang pembacaan tuntutan dan nota pembelaan.

Kendati demikian, KPK mengisyaratkan masih mengembangkan kasus yang menjerat Setya Novanto. Salah satunya adalah kemungkinan menjerat mantan Ketua Umum Partai Golkar itu dengan tindak pidana pencucian uang.

“Aspek TPPU sedang kami cermati dalam kasus ini,” kata juru bicara KPK Febri Diansyah, saat dikonfirmasi, Selasa (17/4).

Adanya indikasi Setya Novanto diduga melakukan pencucian uang sebelumnya muncul dalam surat tuntutan KPK. Ketika itu, penuntut umum KPK sempat menyebut bahwa perbuatan Setya Novanto terkait kasus e-KTP bercita rasa pencucian uang.

Bahkan, penuntut umum kemudian menyinggung soal pola penerimaan uang yang dilakukan Setya Novanto identik dengan salah satu pola dalam pencucian uang yakni Hawala.

Menurut Febri, pihaknya memang menemukan indikasi upaya Setya Novanto menyamarkan penerimaan uang tersebut.

“Untuk pola yang mirip Hawala itu memang kita temukan saat tim telah memetakan alur transaksinya. Kami duga pola itu digunakan untuk menyamarkan tujuan sebenarnya,” ujar Febri. (Kum)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here