Forum Jaro Banten Komitmen Dukung Jokowi-Ma’ruf Amin di Pilpres 2019

Cilegon, Liputanbanten.co.id – Dukungan kembali didapatkan untuk pasangan Calon Presiden-Wakil Presiden pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019, untuk pasangan Ir. H. Joko Widodo – Dr. KH Ma’ruf Amin. Dukungan tersebut berasal dari Forum Jaro Banten, yang mengadakan acara Silaturahmi Akbar dan Deklarasi Pro Jokowi-Ma’ruf Amin (Proja) di The Royal Krakatau Hotel.

Dalam sambutannya Ketua Forum Jaro Banten Ahmad Khaidir mengatakan, hadirnya seluruh elemen yang tergabung dalam Forum Jaro Banten bukti sebagai komitmen perjuangan yang tetap utuh. Seperti dahulu saat memperjuangkan Undang-undang Desa.

“Karena UU Desa bukan pemberian seseorang, yang pasti sama-sama berjuang untuk menyampaikan pada pejabat yang memiliki kewenangan. Kita telah merasakan bersama pahit getirnya perjuangan.” Ucapnya.

Ia pun mengatakan, Kita akan dihadapkan pada kontestasi politik nasional pada April 2019 nanti, maka kita harus duduk bersama untuk menentukan visi dan misi kedepannya. Bahwa ternyata putra terbaik Banten, K.H Ma’ruf Amin menjadi Calon Wakil Presiden.

“Kiyai ulama nasional dari Banten, orang Banten yang memiliki nilai religius atau agamis, akan kehilangan citranya apabila Pasangan Presiden yang dari Banten yang seorang kiyai tidak dipilih orang Banten. Mari bersama-sama kita dukung, tapi bila ada yang berbeda pandangan tak perlu ada perpecahan.” Ungkapnya Pada Selasa (17/9/2018).

Dari pantauan tim redaksi, turut hadir Mulyadi Jayabaya S.E, Hj. Embay Mulya Syarif, Hari Murdianto, K.H Yusuf Al-Mubarok, Perwakilan Bravo 5 dan lainnya. Serta ada kurang lebih 2000 peserta yang hadir.

Saat diwawancarai Wakil Ketua Forum Jaro Banten H. Zainal Abidin mengatakan, Setelah deklarasi akan ada kegiatan Forum Jaro Banten akan berkelanjutan, untuk kemenangan Jokowi-Ma’ruf Amin. Insyallah dari Forum Jaro Banten akan mendapatkan suara sebesar 80 persen, kita lihat pembangunan yang ada harus disyukuri diseluruh Indonesia termasuk Banten.

“Saya termasuk bagian dari Undang-undang Desa saat dulu, berjuang dari Parade Nusantara sejak 2004. Sekian tahun kita berjuang untuk itu, sehingga Desa bisa otonomi secara anggaran dan aturan. Kalo bisa pun Dana Desa ditambah, sejak 2014 sampai sekarang pun terus ditambah di periode Presiden Jokowi.” Ucapnya. (Lb/Azis)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here