Sekda Tekankan ASN Tidak Cari Untung Dalam Pendistribusian Ranstra

Pandeglang, Liputanbanten.co.id – Sekretaris daerah Pery Hasanudin menekankan kepada para ASN untuk tidak memungut keuntungan dalam pendistribusian beras sejahtera (Ranstra), jika ada indikasi mengarah kesitu maka akan tindak tegas, hal terdesebut disampaikan Sekretaris daerah Pery Hasanudin saat memimpin Rapat Koordinasi Evaluasi Bansos Ranstra Triwulan I tahun 2018, di Aula Kantor Dinas Sosial, Rabu (18/4).

Pihaknya mengungkapkan selama ini masih ada 12 Kecamatan yang masih memiliki tunggakan ranstra tahun 2017 dan nilainya cukup besar, maka dari itu kita akan telusuri dimana letak permasalahanya, dengan rapat koordinasi ini mudah-mudahan ada titik temu terkait permasalahan tunggakan ini.

“Oleh karena itu saya menekankan agar tunggakan tersebut segera diselesaikan,” jelas Pery.

Selain itu, Pery mengatakan penyaluran beras sejahtera untuk tahun ini gratis tanpa ada pungutan biaya.

“Saya berharap pendistribusian beras sejahtera ini penyaluranya harus tepat sasaran kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan,” kata Pery.

Menanggapi  masih adanya tunggakan ranstra tahun 2017, Kepala Dinas Sosial Tati Suwagiharti menambahkan tunggakan ranstra tahun 2017 mencapai 192 juta dari 12 Kecamatan.

“Sebetulnya banyak yang sudah menyetorkan tunggakan tersebut, akan tetapi belum dilakukan rekon antara pihak bulog dengan para penyetor, sehingga belum ada titik temu, tetapi setidaknya dalam hal ini apabila memang ada kecocokan validasi data, tentunya akan mengurangi piutang ranstra tahun 2017,” tukasnya (Lb/Ram/Humas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here