Warga Nekat Mandi di Kali Kotor

Ilustrasi. (Foto: Dok/Net)

Serang, Liputanbanten.co.id – Masih banyakwarga Kota Serang menggunakan kali kotor untuk kegiatan Mandi, Cuci dan Kakus.  DPRD Kota Serang meminta instansi terkait untuk serius menyikapi persoalan tersebut.

Menurutnya Pemerintah Kota (Pemkot) harus segera turun tangan dalam penanganan masalah-masalah  yang menyangkut hajat hidup orang banyak, apalagi, hal tersebut mengenai soal kesehatan masyarakat. “Bangun lagi tempat Mandi Cuci Kakus (MCK). Perbaiki MCK yang sudah tidak berfungsi. Jangan sampai masyarakat terkena penyakit,” kata Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Serang Ali Soerahman, Jum’at (19/10)

Ia menilai, pemerintah harus segera menyalurkan air bersih agar warga tidak mandi di kali. Pemerintah juga harus segera melakukan normalisasi.

Selain itu, Politisi PDIP itupun meminta Pemkot Kota Serang yang baru terpilih harus memikirkan warganya yang bermasalah dengan air. Padahal air ini menjadi kebutuhan penting semua warga.

“Jangan sampai di tengah kemajuan dan pembangunan di Kota Serang masih ada warga yang mandi di bantaran kali yang kotor. Seperti yang terjadi di kampung Cipalelor, Kelurahan Bendung, Kecamatan Kasemen, Kota Serang,

Lebih tragis air bantaran kali tersebut dipakai masak dan minum warga sehari-hari,” tandasnya.

Sebelumnya diberitakan. “Warga sudah mandi di kali ini sejak 40 tahun lalu. Dulu bersih sebelum setahun ini menjadi kotor,” kata Abas warga kampung Cipalelor, Kelurahan Bendung, Kecamatan Kasemen, Kota Serang, Kamis ,(18/10).

warga nekad mandi dan nyuci di aliran sungai Pamarayan ini karena air di kediaman warga rasanya asin atau anta.

“Pemerintah juga sudah membangun MCK berhubung gak lancar maka otomatis pindah lagi nyuci di kali,” jelasnya. (Lb/Ar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here