Perayaan Seba Badui Menjadi Perhatian Kemendikbud

Bupati Lebak terima Seba BAduy di Pendopo Bupati. (Foto: Istimewa)

Lebak, Liputanbanten.co.id – Perayaan seba badui yang di gelar di Pendopo Pemkab Lebak merupakan budaya leluhur yang harus dilestarikan oleh semua pihak, hal ini disampaikan Irjen Kemendikbud Uli saat menyaksikan perayaan Seba Badui.

Lanjutnya, ini bisa mendunia karena memiliki keunikan dibandingkan masyarakat lain di Tanah Air.

“Kami yakin ke depan perayaan Seba Badui yang digelar setiap tahun bisa mendongkrak kunjungan wisatawan asing,” katanya.

Selama ini, keunikan perayaan Seba itu,mereka masyarakat Badui berjalan kaki menempuh sepanjang 50 kilometer tanpa sandal. Mereka berjalan kaki mengangkut hasil pertanian dengan menembus hutan dan curam jika musim hujan tentu sangat Keunikan jalan kaki itu, kata dia, memiliki nilai menarik untuk menjadikan destinasi wisata.

“Kami kali pertama melihat perayaan Seba Badui sangat unik dan menyenangkan,” katanya menjelaskan.

Menurut dia, dirinya sudah mendatangi beberapa perayaan masyarakat adat di Tanah Air. Namun, melihat masyarakat Badui yang berpakaian khas hitam-hitam dan tali ikat ikat biru masuk kategori masyarakat Badui Luar.

Sedangkan, berpakaian putih-putih berikat kepala putih masuk kategori Badui Dalam, mereka masyarakat Badui tidak menggunakan sandal maupun sepatu, termasuk tokoh adat.

Selain itu juga masyarakat Badui patut diapresiasi jika upacara Seba berlangsung mereka tida ada satupun yang bercanda maupun bercengkrama.

“Kami optimistis ke depan perayaan Seba bisa mendunia,” katanya menjelaskan.

Sementara itu, Sekertaris Daerah Kabupaten Lebak Dede Jaelani mengatakan pemerintah daerah terus mengembangkan perayaan Seba itu dapat mendatangkan wisatawan asing karena memiliki keunikan tersendiri dengan adat dari daerah lain.

Keunikan masyarakat Badui itu melakukan perayaan Seba berjalan kaki tanpa sandal dengan melintasi hutan,curam dan aspal.

Selama ini, masyarakat budaya Badui menjadikan ikon Kabupaten Lebak karena tidak terdapat di Pulau Jawa.

“Kami ke depan agar perayaan Seba dapat mendongkrak kunjungan wisata asing,” katanya. [Lb/Red]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here